28.8 C
Bandung
June 5, 2020
binpers.com
Lintas Daerah Maluku Utara

Tepis Isu Kapal Asing Yang Berlabuh Di Pelabuhan Panamboang, Ini Kata PT. Multipar

0Shares
Halsel, BN – Isu tentang Kapal KM. Perindo Maju (PM) 3 yang berlayar dari pulau jawa langsung di tepis pihak perusahan PT. Multipar sebagai Pemilik kapal.

Diketahui, Kapal yang berisikan 12 kru Nahkoda tersebut  berangkat dari Bitung tanggal 27 Maret sebagaimana tertuang dalam dokumen izin berlayar dengan tujuan Fishing Ground sekitar pulau Sanana. menurut Sabar Hermanto, Kepala Cabang PT. Multipar.  Selama perjalan ke Sanana Kapal penampung tersebut mengalami gangguan teknis pada mesin sehingga di arahkan untuk merapat ke Pelabuhan Panamboang.

Menurut nya, sebelum berlabuh Kapal PM 3 sudah mendapat izin lewat otoritas Pelabuhan Panamboang. Pihaknya juga membantah jika Kapal miliknya itu melakukan pelayaran dari pulau Jawa.

“Seolah-olah kapal ini dari Jawa membawa pandemik corona, padahal Kapal ini dari Bitung dan kota Bitung kan tidak masuk zona merah,” kata Sabar. Saat ditemui binpers.com pada Jum’at (03/04/20).

Dikatakan, Kapal tersebut sudah sering beroperasi di sekitar area Maluku Utara, ia mengatakan semestinya perlakuan yang sama pada Kapal – kapal lain yang sering berlabuh di pelabuhan Panamboang untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19 utamanya kapal yang pernah berlabuh di Ternate.

Meski begitu, pihaknya tetap mengikuti protap yang ada jika harus dilakukan isolasi mandiri kepada 12 awak kapal tersebut.

“Ini hanya miskomunikasi saja, dan informasi yang beredar saat ini kurang valid karena minim koordinasi,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Balai pengelolaan dan perikanan Balai Lima Provinsi Maluku Utara, Jamila Hi Salim. Melalui sambungan Telpon membenarkan terkait adanya penindakan berupa isolasi mandiri kepada 12 awak kapal PM 3.

“Benar kami berikan izin untuk berlabuh tapi harus mengikuti SOP tentang kesehatan sebelum sandar cek up dulu, kebetulan hari itu dari kesehatan Pelabuhan sebagai tim gugus mereka juga hadir, ” ujarnya.

Dan Setelah di cek, lanjut Mereka seluruh ABK langsung di isolasi mandiri selama 14 hari dengan catatan tidak di izinkan menaiki area Pelabuhan atau turun dari Kapal selama masa isolasi.

Ia menjelaskan saat ini  Kapal PM 3 berada di bawah pengawasan Pihak Pelabuhan dan kesehatan.(POEL)

0Shares

Berita Terkait :

Warga Palembang Heboh, Beredar Video Open House Wali Kota Ditengah PSBB

Susilawati

Bertolak ke Surabaya, Presiden Akan Pimpin Ratas dan Tinjau Kapal Selam Alugoro

Rizky Pratama

Polres Batang Tanam 200 Bibit Pohon Guna Jaga Ekosistem

Susilawati
BINPERS.COM

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy