binpers.com
Investigasi Jateng Lintas Daerah

Bantuan  RTLH dan Proyek Pengadaan Air Bersih di Desa Bendosari Plantungan Mangkrak

Kendal, BN – Bantuan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) Desa Bendosari, Kecamatan Plantungan, Jawa Tengah, tahun anggaran 2019 lalu sampai sekarang masih mangkrak, Senin (16/03/2020).

Mangkraknya bantuan tersebut terungkap setelah awak Media mengkonfirmasi kepada para penerima bantuan RTLH, serta melakukan pengecekan ke lokasi proyek pengadaan air bersih. Salah satu penerima bantuan, Kantong Muhyidin (63 tahun) mengatakan bahwa sampai hari ini bantuan yang diterima hanya berupa Batako 500 buah, kusen pintu 1 dan jendela 2, barang tersebut diterima sekitar bulan februari 2020, adapun material lainnya seperti, pasir, semen dan koral belum diterimakan.

“Hanya itu yang kami terima,” jelas warga yang hidupnya sangat dibawah kelayakan ini dengan bahasa Jawa Kromo Inggil.

Seperti diketahui bersama, bahwa Desa Bendosari pada tahun 2019 dapat bantuan RTLH 3 rumah, masing-masing penerimanya adalah, Kantong Muhyidin, Busri serta Yudi.

“Proyek Bantuan lain yang mangkrak adalah pengadaan air bersih, proyek air bersih senilai Rp 160.000.000,- juta tersebut sampai hari ini tidak mengeluarkan air,  bahkan pralon yang digunakan saat kita ketuk-ketuk justru pralon tersebut mengalami retak, dan tidak mengalirkan air sama sekali. Pralon menggunakan kualitas yang paling jelek, hingga mudah keropos,” kata salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Dalam tempat terpisah, mantan Kepala Desa Bendosari, Kukuh Kundarto, saat awak media mengkonfirmasi mengenai hal itu mengatakan bahwa belum dikerjakanya bantuan RTLH tersebut, dikarenakan anggaran yang diterima hanya sebesar Rp 10 juta, dan itu tidak cukup untuk mendirikan bangunannya. Oleh sebab itu, pengerjaan  bantuan tersebut akan dilanjutkan setelah pelaksanaan Pilkades serentak 2020.

“Penerima bantuan tidak mampu menyelesaikan bangunan itu tanpa ada tambahan dana lagi, makanya tunggu sampai Pilkades ini selesai, setelah itu baru akan aku kerjakan,” terang Kukuh.

Disisi yang lain, Kaur Keuangan, Afi, terlihat sangat ketakutan sekali ketika ditanya mengenai data-proyek yang ada di desanya, “saya sudah diwanti-wanti sama Pak manten Kukuh kalau ada yang tanya apa saja terkait sengan Pemerintahan Desa Bendosari, suruh tanya ke beliau saja,” ujar Afi. (Prabu)

Related posts

BINPERS.COM