binpers.com
Jateng Lintas Daerah Politik

Bupati Tetap Lantik Hasil Pilkades Bermasalah

Temanggung, BN – Pemkab Temanggung tetap mengambil langkah melantik dua kades terpilih dari pilkades yang   ditengarai terjadi kecurangan. Dua kades terpilih tersebut adalah dari Desa Bumiayu dan Desa Srlopampang.

“Kepada para calon kades yang saat pilkades masih ada permasalahan. Untuk bisa menerima hasil proses demokrasi dan menghormati hukum yang berlaku,” kata Bupati M Hadziq disela pelantikan 215 kades di Pendopo Pengayoman Temanggung.

Di dua desa tersebut sempat terjadi keributan dan aksi demo yang dilakukan oleh calon kades yang kalah. Di Desa Bumiayu hasil pilkades menyebutkan hanya terpaut selisih 1 suara. Sedangkan di Desa Selopampang, hasil  pilkades terdapat selisih 5 suara. Masing- masing calon kades yang kalah berasumsi bahwa proses perhitungan suara telah dimanipulasi oleh panitia pilkades.

Ratusan warga pendukung kedua calon kades tersebut sempat menggelar demo ke kantor Bupati Temanggung.

Bupati M Hadziq mengemukakan bahwa pemerintah daerah tidak bisa menuruti permintaan calon kades yang kalah, untuk mengulang proses pilkades atau mengulang  perhitungan suaranya. Sebab, Pemkab berpegangan pada tiadanya aturan yang mengatur soal itu. Di dalam Perbup tentang Pilkades, belum dituangkan adanya pengulangan pilkades atau hitung ulang.

Dalam Pelantikan Kades Serentak (27/2), ini seharusnya dilantik sebanyak 216 desa, sesuai jumlah desa yang mengikuti pilkades serentak di awal Januari lalu. Namun, Bupati saat pelantikan, satu desa yakni Desa Wates Kecamatan Wonoboyo tidak ada yang dilantik.

“Desa tersebut tidak ada yang mencalonkan seorang pun saat pilkades. Akhirnya pilkades ditiadakan,” kata  Arbai salah satu PNS di Bapermades Temanggung saat dikonfirmasi.

Bupati M Hadziq terhadap desa- desa yang pilkadesnya bermasalah, juga diminta untuk menghormati hukum jika seandainya nanti ada keputusan hukum yang muncul dikemudian hari.

Pada kasus Desa Bumiayu dan Selopampang, kepada calon kades yang kalah, makah ada kesempatan mengajukan gugatan ke PTUN. Pemkab Temanggung akan menghormati hasil apapun yang dikeluarkan oleh pengadilan, jika pihak yang tidak puas terhadap pilkades akan mengambil langkah hukum tersebut. (Dulhadi)

Related posts

BINPERS.COM