26.1 C
Bandung
July 10, 2020
binpers.com
Hukum & Kriminal Jateng Lintas Daerah

Direktur Kospin Sejahtera Limpung Divonis Empat Tahun Penjara

0Shares
Batang, BN – Sidang penggelapan dana nasabah Kospin Sejahtera Limpung kembali digelar di Pengadilan Negeri Batang, Selasa (7/01/2020).

Sidang ke XI dengan terdakwa Mulyanto selaku direktur utama Kospin Sejahtera adalah putusan hakim.

Sidang berjalan lancar meskipun sempat tertunda karena Hakim berdiskusi terlebih dahulu, dan saat hakim membacakan putusan puluhan pengunjung dari nasabah korban serius menyimak.

Majelis hakim yang beranggotakan Budi Setiawandwi dan Florenceyustianita Hartati memvonis terdakwa dengan hukuman 4 tahun penjara dipotong masa tahanan serta membayar biaya sebesar 5 ribu rupiah. Terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 374, 372 dan 378 tentang ekonomi.

Vonis ini sesuai tuntutan jaksa yang menuntut hukuman kurungan 4 tahun pada persidangan sebelumnya. Atas vonis yang dijatuhkan terdakwa menyatakan akan memikirkan ualng dan diberi waktu satu minggu untuk mengajukan banding.

Saat keluar dari ruang sidang puluhan nasabah korban sudah menunggu di pintu dan menyoraki terdakwa yang kelihatan pucat pasih tersebut, Terdakwa Mulyanto maupun penasihat hukum tidak mau memberi keterangan kepada awak media yang mencoba mewawancarai.

Menanggapi vonis ini, Haryanto ketua paguyuban selaku penggugat menyatakan bahwa vonis yang dijatuhkan belum sepadan dengan penderitaan nasabah yang sudah menunggu selama empat tahun dan nilai kerugian yang mencapai 16 milyar rupiah.

“Tapi putusan ini hanya untuk tuntutan SKCS 4, selanjutnya masih ada tuntutan lain seperti SKCS 5,6 dan 7 serta tabungan dan deposito yang tetap akan berlanjut”, tegas Haryanto.

Dibalik vonis hakim nasabah korban berharap ada pengembalian uang mereka  karena asset Kospin Sejahtera yang dikuasai Mulyanto masih ada. Mereka berharap gedung Kospin di kompleks terminal bus Limpung maupun tanah atas nama Mulyanto yang dibeli dengan menggunakan uang simpanan nasabah bisa segera dilelang.

“Sejak tahun 2016 kami hanya diberi janji palsu oleh Mulyanto. Kami menuntut hak”, kata Yulia salah satu nasabah korban dari Karangtengah Reban. (S Anto Saputro)

0Shares

Berita Terkait :

Jajaran Polres Lamsel Terus Laksanakan Giat Cooling System pada Pilkada 2020

Istia Miralita

Wakil Bupati Polman Serahkan Tiga Ranperda Ke DPRD

binpers

Jaksa Menerima Vonis Hakim Terhadap Eks Kasatpol PP Lebih Rendah Dari Tuntutan

binpers
BINPERS.COM

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy