binpers.com
Hukum & Kriminal Jateng Lintas Daerah

Paguyuban Nasabah Korban Kospin Sejahtera Limpung Rapatkan Barisan

Batang, BN – Anggota Paguyuban Nasabah Korban Kospin Sejahtera Limpung berkumpul di gedung Kospin Sejahtera di kompleks terminal bus Limpung pada Minggu (29/12/2019) .
Mereka datang atas undangan panitia Tim Penyelesai dengan tujuan untuk memperkuat barisan dan penjelasan mengenai proses hukum yang telah memasuki sidang kedelapan di Pengadilan Negeri Batang.
Nasabah korban baik yang sudah maupun yang belum bergabung datang dengan antusias dan menyerahkan berkas-berkas seperti buku tabungan dan buku arisan untuk melengkapi bukti tuntutan.

Ketua Tim Penyelesaian sekaligus ketua paguyuban Haryanto memimpin rapat ini didampingi anggota tim lain. Haryanto menjelaskan bahwa nasabah yang tergabung di paguyuban hendaknya tetap bersemangat dan tetap bersatu menuntut hak karena disinyalir banyak nasabah korban yang mendapat teror ataupun tekanan untuk tidak ikut-ikutan menuntut direktur Kospin Sejahtera Mulyanto yang saat ini sudah mendekam di LP Rowobelang Batang. Selain itu ada juga nasabah korban yang pesimis uang mereka akan kembali mengingat selama ini hanya diberi janji-janji palsu oleh Mulyanto.Diantara yang hadir ada sekitar 500 orang yang mendaftar sebagai anggota paguyuban. Hal ini menambah keyakinan tim Penyelesaian bahwa tuntutan mereka akan berjalan sesuai rencana yaitu uang nasabah dikembalikan. Meskipun rapat sudah selesai tapi sampai sore masih ada nasabah yang datang mendaftar ikut paguyuban.

Kepada media Haryanto mengatakan kalau paguyuban semakin solid dan satu tujuan. Ketua dan panitia paguyuban berusaha semaksimal mungkin menuntut hak nasabah dikembalikan. “Proses hukum sudah berjalan. Hari Selasa (31/12/2019) adalah sidang kesembilan dengan agenda pembacaan tuntutan kepada terdakwa. Anggota paguyuban akan menghadiri persidangan. Jika biasanya yang hadir sekitar 50 orang, Selasa besok yang datang akan lebih banyak lagi”, tegas Haryanto.

Jumlah anggota paguyuban mencapai sekitar 1500 orang ditambah anggota baru menjadi lebih kurang 2000 orang. Haryanto berharap semua nasabah korban terkoordinir dalam satu paguyuban karena selain memperkuat tuntutan juga sebagai bukti banyaknya jumlah nasabah yang menjadi korban Kospin Sejahtera Limpung.
“Masih banyak asset Kospin Sejahtera yang bisa dijual untuk menutup kerugian nasabah tapi proses menuju itu sangat sulit karena Mulyanto sendiri selalu berkelit dan hanya memberi janji palsu. Karena itu kami menempuh jalur hukum”, lanjut Haryanto.

Gedung Kospin Sejahtera di kompleks terminal bus Limpung kelihatan masih megah menjadi saksi bisu kejayaan yang pernah diraih tahun 2010an. Saat masih berdiri Kospin Sejahtera sukses menarik 3000 orang lebih menjadi nasabah dengan produk arisan dan bunga simpanan tinggi sehingga menjadi favorit. Tapi kesalahan manajemen dan penggunaan dana nasabah untuk keperluan pribadi Mulyanto membuat Kospin kolaps.
Empat tahun nasabah menunggu pencarian dana tapi janji tinggal janji karena Mulyanto tidak ada niat baik untuk menyelesaikan.

“Media tidak berhasil menemui Mulyanto di LP Rowobelang, keluarga maupun pengurus Kospin lainnya,” tegasnya. ( Suroto Anto Saputro )

Related posts

BINPERS.COM