28.8 C
Bandung
June 5, 2020
binpers.com
Hukum & Kriminal Jateng Lintas Daerah

Terdakwa Penggelapan Dana Nasabah Kospin Sejahtera Limpung Masuki Sidang ke Delapan

0Shares
Batang, BN – Sidang penggelapan Dana Nasabah Kospin Sejahtera Limpung di Pengadilan Negeri Batang dengan terdakwa Mulyanto selaku Direktur Utama memasuki persidangan ke delapan, Selasa (17/12/2019).

Sidang tersebut diketuai oleh Hakim Budi Setiawandwi, dengan agenda pemeriksaan terdakwa. Oleh Majelis Hakim, terdakwa Mulyanto dicecar pertanyaan seputar penggunaan dan aliran Dana Nasabah. Hakim mempertanyakan pengucuran dana skala besar milik keluarga terdakwa yang nilainya mencapai miliaran rupiah.

Terdakwa Mulyanto menjawab bahwa aliran dana tersebut sudah diketahui dan disetujui oleh pengurus Kospin yang lain. Hakim juga menanyakan pengalihan asset yang seharusnya bisa dilelang untuk pengembalian dana nasabah tapi sudah berpindah tangan, tentang hal ini Mulyanto menjawab bahwa sertifikat gedung Kospin berada ditangan orang Tegal bernama Wahid. Wahid tidak mau melepas karena khawatir tidak mendapat fee.

Haryanto, Ketua Paguyuban Korban Kospin Sejahtera menyanggah keterangan terdakwa dan memberikan bukti bahwa semua keterangan terdakwa bohong. “Terdakwa Mulyanto tidak pernah meminta persetujuan pengurus maupun Anggota Kospin ketika mengucurkan dana kepada Anggota Keluarganya. Kami punya bukti dan saksi untuk mematahkan keterangan itu,” kata Haryanto saat usai sidang.

Nasabah korban Kospin Sejahtera tetap dengan tuntutan semula yaitu dana mereka dikembalikan. “Asset Kospin Sejahtera seperti gedung dan tanah serta perumahan bisa dijual untuk mengembalikan dana nasabah tapi Mulyanto beserta kroni-kroninya selalu berbelit-beli,” lanjut Haryanto yang selalu menyempatkan diri pulang dari Jakarta setiap kali ada sidang.

Kesabaran nasabah korban sudah habis karena sejak tahun 2016 hanya diberi janji palsu oleh Mulyanto. Dari sekitar 3000 Anggota terhimpun dana sebanyak Rp 16 miliar. Kospin Sejahtera yang berjaya ditahun 2010-an akhirnya jatuh karena dana nasabah diselewengkan oleh Mulyanto. Gedung Kospin Sejahtera di Kompleks Terminal Bus Limpung, masih berdiri megah menunjukkan sisa-sisa kejayaan yang dulu menjadi magnet dengan produk simpanan dan arisan sehingga dalam waktu singkat meraih kesuksesan.

Nasabah korban Kospin Sejahtera Limpung dengan setia dan kompak mengawal setiap sidang. Kesempatan ini digunakan oleh sesama nasabah untuk saling mengenal satu sama lain, bahkan agenda menghadiri sidang menjadi semacam hiburan tersendiri. Diantara mereka ada yang membawa bekal cukup banyak untuk dimakan bersama, suasana di halaman luar gedung pengadilan menjadi seperti arena pasar tiban dimana terdengar cerita ataupun canda tawa dari nasabah korban yang mayoritas ibu-ibu sambil berbagi bekal jajanan.

Ketika terdakwa Mulyanto dibawa keluar dari ruang tahanan menuju ruang sidang maupun sebaliknya para nasabah korban ikut mengiringi sambil menyoraki terdakwa. Sesekali terdengar celetukan soal kelakuan Mulyanto yang merugikan ribuan nasabah, meskipun hanya 25 pengunjung yang diperbolehkan masuk ruang sidang tapi tak menyurutkan semangat nasabah korban menuntut haknya. (Suroto Anto Saputro)

0Shares

Berita Terkait :

Ratusan Peserta Ikuti Kejuaraan Menembak di Hari Bhayangkara ke 72 Polres Tulang Bawang

binpers

Nanang Ermanto Awali Musrenbang di Kecamatan Tanjung Bintang, Pemkab Lampung Selatan Kucurkan Anggaran Rp 26 Miliar

Susilawati

Masyarakat Bakauheni Melakukan Penyemprotan Pencegahan Virus Corona

Susilawati
BINPERS.COM

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy