21 C
Bandung
May 28, 2020
binpers.com
Bidik Lintas Daerah Maluku Utara

Tangisan masyarakat Obi, Pasca Jembatan Ake Buton Tak Kunjung Selesai

0Shares
Halsel, BN – Terkait Jembatan Ake Buton yang selama ini ambruk lantaran di hantam banjir bandang, dan pernah menelan korban jiwa  empat Tahun  lalu sejak 2016/2017  hanyalah janji tinggal janji di rasakan masyarakat Obi. Rabu (26/11/2019)

Sejauh pantauan Media Berita investigasi Nasional www.binpers.com jembatan tersebut belum selesai di bangu, kini di pertanyakan oleh masyarakat pulau Obi, mereka juga pernah Menjadi Tim Suksesnya Gubernur AGK dan Bahrain kasuba kini mengutarakan kekecewa didepan Awak media binpers.com Pasalnya selama ini orang yang mereka percayakan menjadi pelindung dan pejuang buat mereka namun sejauh ini malah mengutamakan kepentingan pribadi masing masing saja.

Kini Jembatan Ake Buton yang menjadi akses sentral  penyeberangan masyarakat Obi antara Desa Jikotamo dan Desa Buton itu merupakan akses penggerak rodah perekonomian pulau Obi, sesuai pantauan Tim Wartawan binpers.com Langsung di TKP, jembatan Ake Buton yang  baru di bangun dua  kolom tiang landasan dan menelan  milyar rupiah dari APBD 2018, namun sampai saat ini belum ada kelanjutan pembanguan.

Masyarakat Berharap agar segera dituntaskan pembangunan jembatan Ake buton dan Cabut seluruh izin tambang di Obi jika Kehadiran tambang hanya memperkaya sekelompok orang  saja, jika Perusahaan menguntungkan Negara kenapa hanya jembatan saja tidak bisa diselesaikan ?.

“Pemerintah pusat khususnya kepada bapak Presiden Jokowi bahwa kehadiran Tambang di pulau Obi, sangat banyak mengekspor Nikel yang begitu  banyak kemana mana, jika tak mau kami teriak untuk mengetuk Hati bahwa sampai saat ini  merampas lahan petani di pulau Obi dan  Stop intimidasi dan kriminalisasi terhadap masyarakat Obi,” tutur Arif mantan Tim sukses Bahrain Kasuba dan Agk.

Sejauh ini Wartawan binpers.com yang pernah turun bersama Tim BNPB pusat dan Pihak Pemerintah Provinsi sendiri Dalam Hal ini PU provinsi di Bawah Tanggung jawab Bapak Hi.Malik, saat itu Mantan kepala BNPB  Ridwan menjelaskan,  jika proposal kami bersama Sekda sudah di ajukan ke pusat senilai milyaran rupiah namun sesuai hasil di TKP.

Sementara itu, beberapa tokoh agama juga ikut kecewa dan  masyarakat menanyakan pernyataan mantan  Kepala BPBD Provinsi Malut Ridwan Saban terkait permasalahan ini waktu masa jabatannya mengatakan, jika jembatan akebuton jikotamo sudah ada anggarannya, tapi waktu itu ada bencana Tsunami di beberapa daerah jadi pihaknya lebih fokus ke musibah bencana tersebut.

Pernyataan dari Ridwan tersebut ternyata malah membuat masyarakat semakin kecewa.

Menurut mereka, jika alasannya seperti itu kenapa jembatan yang di Bacan sudah terealisasi sedangkan di pulau Obi ditangguhkan, sedangkan pada saat itu Hi.Malik Jamrun sebagai KABID bersama Tim dari Jakarta sudah datang dan langsung ke TKP bersama Wartawan binpers.com mengukur dan hasilnya sudah bawa ke Jakarta dan Saat itu sudah di terima pihak BNPB pusat ,untuk mencari informasi wartawan binpers.com mencoba Konfirmasih ke pusat namun Nomornya sudah tidak aktif. (MS)

0Shares

Berita Terkait :

Manalsal: Pemilik Tower Seperti “Pencuri”

binpers

Menindaklanjuti Dugaan Perselingkuhan, Pengacara Arie Chandra, SH, MH, Temui Kliennya

Susilawati

Petugas Karantina Kelas II Ternate Tahan Satu Ekor Ayam Jenis Pilipine

binpers
BINPERS.COM

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy