21 C
Bandung
June 3, 2020
binpers.com
Ekonomi & Bisnis Jawa Barat Lintas Daerah

HKTI Sambut Mentan Dalam Giat Panen Raya

0Shares
KARAWANG, BN – Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) bersama dengan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko, dan juga Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) lakukan panen raya padi Varitas super genjah M70D di Desa Curug kecamatan Klari kabupaten Karawang, Jawa Barat. Kamis 07/11/2019.

Hal ini sebagai upaya bersama mendorong temuan-temuan baru di bidang pertanian, yang bisa menjanjikan produktivitas yang semakin meningkat. Berbeda dengan varietas padi lainnya, varitas ini bisa dipanen pada  70-75 hari setelah tanam (HST).

Syahrul mengungkapkan saat ini hasil pencitraan satelit, daerah Jawa Barat dan daerah jawa lainnya sudah mulai ada hujan, dan panen juga sudah dilakukan. Oleh Petani di wilayah ini didorong segera menanam kembali padi.

“Dan 70 hari kedepan kalau pakai bibit ini kita akan lihat lagi hasil seperti ini. Kita jaga sama-sama stok pangan,” ungkapnya melalui rilis yang diterima binpers.com

“Kita lihat hari ini ada anakan satu rumpun itu bisa sampai 50 saya nggak pernah lihat itu di zaman saya masih di lapangan paling tinggi 29. Ini yang saya hitung langsung tadi, saya tadinya nggak percaya gitu ternyata setelah dihitung ternyata bukan 48 tapi 52,” tutur Syahrul.

Mentan SYL meminta agar jajarannya fokus membantu wilayah Jawa Barat, khususnya Karawang, (Lumbung padi) dan meminta mampu tertanam dan Panen 3 kali setahun.

“Setiap daerah, setiap Bupati bersama seluruh Muspida dan yang  lainnya turut menjaga ketahanan pangan daerahnya,” ungkapnya.

Acara Panen raya yang bertempat di dekat Pemancingan H Omay.di Hadiri Wakil Bupati Karawang Jimmy Zamakhsyari, kadis Pertanian Hanapi C, Dandim Karawang Letkol Inf Endang Sumardi , Kapolres Karawang AKBP Nuredy Irwansyah Putra, Camat Klari Mamat Rahmat, Kades Curug dan Kades Cimahi, Ketua DPD Kader militan Jokowi (KAMIJO) Kab. Karawang Dadang Aripudin, Mahasiswa Unsika, Gapoktan dan tidak ketinggalan Manager Humas PT Pupuk Kujang Ade Cahya.

Pada kesempatan yang sama Jend (purn) Moeldoko, mengatakan jika varitas M70D sudah di uji bersama dengan tim peneliti di Jawa Timur  dimana hasilnya terdapat perubahan produksi signigikan dari waktu ke waktu yang tadinya produksi  5,5 ton/ha dapat ditingkatkan sampai diatas 8 ton/ha.

“Saya meminta pada tim riset agar, anakannya harus banyak, kedua malay nya harus banyak, yang ketiga rasanya enak, yang keempat waktunya harus pendek ini bentuk-bentuk insentifikasi yang kita tuju. Dan ini memakan waktu sekitar 4 tahunan,” ucap Moeldoko.

 

Moeldoko juga mengungkap keunggulan varietas M70D,  berorientasi kepada hasil yang lebih banyak dan tahan hama, serta umur tanam yang lebih pendek menjadi panen 75 HST, dibandingkan rata-rata lainnya 110 HST.

“Berarti ada penghematan luar biasa, sudah hemat, waktunya pendek berikut hamanya juga cukup tahan, hasilnya sangat bagus dan rasanya enak semuanya terpenuhi,” tungkasnya.(Tesyar/Asep NS)

0Shares

Berita Terkait :

Satgas Yonarmed 9 Himbau Bahaya Covid 19 di Desa Soagimalaha

Rizky Pratama

Sidang Korupsi Integrasi Sistem Akademik UMRAH

binpers

Pasien S Yang Di Duga Terkena Virus Corona Di Ruang Isolasi, Kini Terlihat Sehat Dan Ceria

Rizky Pratama
BINPERS.COM

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy