22 C
Bandung
July 10, 2020
binpers.com
Jawa Barat

Kapolres Cianjur Polda Jabar Kunjungi Rumah Seorang Nenek Usia 100 Tahun yang Hidup Sebatang Kara

0Shares
Cianjur, BN – Ibu kiyah atau biasa dipanggil mak Iyah yang berusia 100, tinggal sebatang kara di rumahnya yang bisa dibilang sudah tidak layak huni di Kampung Pasir Baing, RT 005/003 Desa Sukatani, Kecamatan Pacet. Rabu (04/11/2019).

Semenjak suaminya meninggal, ia hidup sebatang kara dan hanya memiliki kerabat dari adiknya yang kebetulan sudah meninggal.

Rumahnya sempat akan direlokasi, tapi beliau tetap bersikukuh walau rumah tersebut sudah tak layak huni. Rumah dengan luas 4×5.5 meter tersebut terdiri dari 1 kamar, 1 gudang, 1 wc,dan  keadaan dapur yang masih menggunakan kompor Tradisional (Hawu) atau kayu bakar.

“Dalam kehidupan sehari – harinya Mak Iyah masih sering berinteraksi dengan warga sekitarnya dan  untuk makan sehari – sehari sering dapat bantuan dari keluarga maupun dari warga masyarakat yang memiliki rejeki lebih,” ujar Bu RT yang kebetulan ada di rumah Mak Iyah.

Humas Polres Cianjur mewawancarai Babinkamtibmas Desa Sukatani Bripka Yusup, untuk masalah kepemilikan tanah menjelaskan, “Status kepemilikan tanah rumah ibu Kiyah ini masih kurang jelas karena masih milik alm adik bu Kiyah, sehingga dari pihak Pemerintahan akan terhambat untuk melaksanakan program kurtilahu ini. Banyak yang sudah terjadi program kurtilahu ini diambil oleh segelintir oknum dikarenakan hak kepemilikan tanah yang kurang jelas tersebut. Untuk kehidupan sehari – harinya Kepolisian dan Pemerintahan sudah mengecek langsung kelokasi keberadaan rumah Ibu Kiyah,” jelasnya.

Kapolres Cianjur Polda Jabar AKBP Juang Andi Priyanto S.I.K., S.H., M.Hum., meninjau langsung ke lokasi rumah Mak Iyah, dan mengatakan bahwa, “akan diusulkan program Asistensi Sosial lansia terlantar dari Pemda Cianjur ke Kemensos  Program Rutilahu bisa dilaksanakan menunggu status tanah yang jelas dan mendapat bantuan dari Kemensos, Kadinsos, Camat, dan Kapolsek Pacet berupa beras, mie Instan, dan uang tunai,” katanya.

Kapolsek Pacet beserta pihak Kemensos Pemda Cianjur memberikan santunan kepada Mak Iyah dari Alam Sunda peduli, H Pandi, pemilik Rumah Makan Alam Sunda untuk pembangunan rumah Mak Iyah.

Seluruh keluarga sepakat menyerahkan pengelolaan keuangan dari hasil bantuan kepada Bapak Adang dan anaknya Agus, selaku kerabat dekat Mak Iyah. pembangunan rumah akan mulai dilaksanakan pada hari Jumat, 8 November 2019 dengan cara membayar tukang secara harian dan dibantu kerja bakti dari warga sekitar. (Asep Nana Saefulloh)

0Shares

Berita Terkait :

Ketua DPC Salah Satu Ormas Mengaku Istrinya Digoda Oknum Calon Wakil Ketua DPRD Garut

binpers

Ali Nurdin, Pengacara Muda yang Kondang dan Sukses  

binpers

Baru Dilantik, 6 Anggota DPRD Sukabumi Disuruh Duduk di Jalan Aspal

binpers
BINPERS.COM

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy