21 C
Bandung
July 4, 2020
binpers.com
Investigasi Sulteng

Oknum Kades Bahari Makmur Diduga Lakukan Korupsi Dana Desa

0Shares
Luwuk Banggai (Sulteng), BN – Indikasi penyalagunaan wewenang dan tindak pidana korupsi Dana Desa yang diduga dilakukan oleh oknum kades Bahari Makmur Kecamatan Lamala Armat Lamana, dilakukan sejak menjabat sebagai kades. Hal tersebut dilakukan dengan tidak ada keterbukaan terhadap masyarakatnya, apalagi persoalan pengajuan masyarakat tentang pembangunan untuk kemajuan desa tersebut.

Berdasarkan hasil penelusuran media Berita Investigasi Nasional di lapangan menunjukkan, masyarakat merasa tidak puas dan kecewa dengan tindakan-tindakan kades yang tidak menyatu dengan masyarakatnya. Contohnya, tidak ada keterbukaan keuangan sejak tahun anggaran 2018 sampai dengan 2019 baik yang menggunakan dana ADD ataupun anggaran lainnya serta bantuan-bantuan yang berasal dari desa Bahari Makmur atas dinas-dinas terkait.

“Menurut kami atas nama masyarakat Bahari Makmur tidak ada keterbukaan tentang dana bumdes dengan bukti saldo nihil, begitu juga keuangan tim dua masyarakat desa tersebut merasa bingung dan merasa kecewa bahwasannya yang seharusnya pengangkatan tim dua ini untuk melakukan usulan-usulan dari masyarakat ke tim dua dan tim dua melanjutkan usulan ke kepala desa untuk program-program yang menggunakan dana ADD ataupun DD untuk satu periode selama lima tahun kepala desa menjabat,” ujar salah satu anggota masyarakat setempat yang tidak mau identitasnya dipublikasikan oleh media ini.

Lanjut, masyarakat sangat kecewa dengan tindakan kepala desa yang tidak profesional dan melaksanakan tugas fungsi sebagai kepala desa, karena hasil keputusan atau pengangkatan langsung oleh kepala desa tentang tim dua yang semestinya harus menerima bayaran dari kepala desa yang diambil dari anggaran ADD, karena tim dua adalah penyusun program pembangunan desa,

“Sampai saat ini tim dua tidak menerima bayaran dari kepala desa. Masyarakat juga merasa kecewa terkait keuangan perayaan hari besar islam ( PHBI ),” tambahnya.

Selain itu, masyarakat desa Bahari Makmur merasa kecewa dengan kadesnya karena hasil keputusan kepala desa untuk pendanaan perayaan hari besar islam itu ada dananya yang diambil dari 30% anggaran ADD tetapi setiap panitia pelaksana PHBI berkunjung ke kepala desa untuk menyampaikan permintaan dana terkait melaksanakan kegiatan PHBI, tetapi apa dikata oleh oknum kades bahwa tidak ada dana untuk PHBI.

Menurut masyarakat Bahari Makmur bahwa kepala desa menyusun program-program selama dua periode tahun 2018 sampai 2019 itu hanya formalitas saja, bukti di beberapa point keuangan tidak ada ke sasaran.

“Satu bukti juga tentang profil desa, masyarakat desa tersebut merasa resah dan merasa dibohongi oleh kepala desa bahari makmur karena di RAB itu untuk program pembuatan pintu gerbang tahun anggaran tahun 2019 dana ADD itu tidak sesuai dengan anggaran yang tertulis di RAB yang jumlahnya 45.000.000 rupiah tetapi penyampaian dari tukang atau pembuat pintu gerbang tersebut itu anggarannya hanya 30 juta rupiah saja, yang 15 juta rupiah tidak tau dikemanakan,” ungkapnya.

“Begitu juga dengan pembangunan TK, itu tidak ada kursi meja dan juga tidak ada permainan. Anak-anak bersekolah yang giat belajarnya menulis menggunakan lantai yang beralaskan plastik untuk menulis dan duduknya juga di lantai saja,” jelasnya.

Begitu juga halnya dengan pengadaan sapi yang menggunakan ADD. Sapi diberikan ke masing-masing anggota itu sebagian sudah terjual, bahkan yang lebih parah pegawai negeri juga mendapatkan pembagian sapi,

Masyarakat desa Bahari Makmur Kecamatan Lamala meminta kepada pihak pemerintah tim Inspektorat untuk melakukan investigasi pada desa tersebut terkait dana ADD ataupun DD

Hingga berita ini dimuat, tim media Berita Investigasi Nasional masih terus melakukan penelusuran terkait kebenaran informasi yang diperolehnya, serta akan berusaha melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang berkompeten demi keberimbangan pemberitaan. ( Verra/WRC Sulteng )

0Shares

Berita Terkait :

Pemkab Banggai Kepulauan Diduga “Tutup Mata” Terkait Rusaknya Jalan Desa

binpers

Aksi Solidaritas Pers Indonesia Riau Minta Presiden Jokowi Tanggapi Kriminalisasi Pers

binpers

Dua Unit Rumah Penduduk Bengkalis Ludes Dilalap Si Jago Merah

binpers
BINPERS.COM

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy