binpers.com
Aceh Lintas Daerah

BNNK Gayo Lues Gelar Bimtek Penggiat Anti Narkoba Di Lingkungan Pendidikan

ACEH, BN – BNNK ( Badan Narkotika Kabupaten Gayo lues) kembali menggelar Bimbingan Teknis Penggiat Anti Narkoba di Lingkungan Pendidikan dengan Tema menjadikan Masyarakat Gayo Lues yang Islami, Mandiri dan Sejahtera Tanpa narkoba yang dilaksanakan pada rabu hingga hari Kamis tepatnya di Aula kantor Camat Putri Betung. Kabupaten Gayo Lues,kamis 24/10/19

Acara tersebut langsung dibuka oleh Kepala BNNK Gayo Lues  Fauzul Iman, S.T., M.Si. yang di dampingi seluruh muspika se-kecamatan putri betung, juga hadir dalam acara itu.

Para dewan, guru SMA dan SMP, tokoh adat tokoh agama, dan turut di hadiri oleh asisten 1 kabupaten Gayo Lues, H. Muhammad Noh,S.pd ,M.AP beserta ketua MPU kabupaten Gayo Lues Tgk M. Kasim.

Selanjutnya, yang menjadi pemateri dalam acara bimbingan teknis itu sebagai narasumber kegiatan langsung di pimpin oleh Kepala BNNK Gayo Lues Fauzul Iman, S.T., M.Si, juga Asisten I Kab. Gayo Lues dan ketua MPU kabupaten Gayo Lues. H.Muhammad Noh, S. Pd, M. AP, Kasat Narkoba Gayo Lues AKP Samsuir, SE, Kasubbag Umum BNNK Gayo Lues Zulkarnaen, S.Ag.

Kemudian dalam kesempatan itu, Camat Putri Betung Muhammad Jon, S.pd menyampaikan kepada peserta penggiat anti Narkoba lingkungan Pendidikan menurut nya, bahaya Narkoba dan aspek Hukumnya secara benar kepada Masyarakat dan lingkungan sekolah, juga dirinya mengharapkan kepada Peserta Bimtek Lingkungan Pendidikan mengikuti dengan seksama kegiatan selama dua hari, sehingga dengan adanya Bimtek pengiat Anti narkoba ini dapat kita perangi bersama-sama harapnya.

Sementara itu, Kepala BNNK Gayo Lues Fauzul Iman, S.T., M.Si menyampaikan tujuan dari kegiatan Bimtek Penggiat Anti Narkoba ini adalah agar para peserta dapat menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba dan sebagai ujung tombak BNN yang terampil dalam hal Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan peredaran Gelap Narkoba (P4GN), dan juga Kepala BNNK Gayo  memaparkan materi tentang “Pemberdayaan masyarakat dilingkungan pendidikan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba ( P4GN), Mantan penyalahguna narkoba dan masyarakat yang rentan terhadap penyalahgunaan narkona ( tanpa batas) untuk memutus mata rantai dari peredaran gelap narkoba, karena permasalahan narkoba ini adalah permasalahan kita semua untuk mencegah dan memberantasnya. Angka prevalinsi pemakai narkoba tahun 2018 di lingkungan ditingakat pelajar, mahasiswa mencapai 3,21% ( 2,29 juta) dari jumlah pelajar dan mahasiswa Indonesia,” paparnya.

“Oleh karena itu kita harapkan melalui Forum Bimbingan Teknis Penggiat Anti Narkoba di Lingkungan Pendidikan, agar angka prevalinsi pemakai  Narkoba, khususnya di kabupaten Gayo Lues dapat berkurang,” tambahnya.

Selanjutnya, Asisten I Kabupaten Gayo Lues H. Muhammad Noh, S.Pd, M. AP menyampaikan “Terkait Pengembangan karakter individu sebagai Penggiat Anti Narkoba yang mempunyai nilai-nilai keagamaan atau nilai-nilai Religius karena semua sumber masalah baik itu permasalahan Narkoba dapat diselesaikan dengan pendekatan Spiritual,” pungkasnya.

Hal tersebut juga di sampaikan Kasat Narkoba Gayo Lues AKP Samsuir, SE “Pengenalan Aspek Hukum dalam Program Pencegahan, Pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) harus dapat kita berantas hingga ke masyarakat bawah,” tuturnya.

Selanjutnya menurut Kasubbag Umum BNNK Gayo Lues Zulkarnaen S.Ag, “Penggiat Anti Narkoba harus berperan aktif dalam mencegah, memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, kecendrungan (rentan) penyalahgunaan narkotika ini yang harus di bentengi dengan hal-hal yang positif,” tuturnya.(Rauf Ariga)

Related posts

BINPERS.COM