binpers.com
Jabodetabek Sosial

Air Sungai Tercemar, Warga Desa Sukasari Krisis Air Bersih

RUMPIN (Bogor), BN – Kemarau yang berkepanjangan berdampak sangat signifikan, terlihat di beberapa daerah yang mengalami kekeringan hingga menyebabkan kesulitan air bersih.

Seperti yang dialami warga kampung Sikeng RT 03 RW 07, desa Sukasari Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor.

Warga kampung Sikeng selama ini untuk keperluan rumah tangga seperti mandi, memasak, mencuci dan lain-lain, mengandalkan dari sungai Cimanceri Sikeng, karena hanya itu sumber mata air yang diandalkan.

Namun sangat disayangkan, sumber air yang menjadi andalan warga kini tercemar air limbah cucian pasir para petambang pasir,yang lokasinya tidak jauh dari Sungai Cimanceri.

“Dampak dari tercemarnya air sungai Cimanceri dari limbah cucian pasir, warga merasa resah bahkan air tersebut sudah tidak bisa lagi digunakan, apalagi jika dipakai mandi badan langsung terasa gatal-gatal, hingga jika memaksa memakai air tersebut harus diendapkan terlebih dahulu.” Ucap Jajang.

Sekcam Rumpin Kurnia Indra menerima laporan dari warga langsung respon cepat terjun ke lapangan untuk mengecek langsung ke lokasi yang didampingi komandan Pol PP Suwardi, unsur pemuda KNPI Abdul Hamid spd, Satgas lingkungan hidup Didi oling, kepala desa Sukasari Saeful Wahid S.Ap, Babinsa Sertu R.Arifin, serta LPM dan perangkat desa, Senin (7/10).

Kurnia Indra mengatakan adanya laporan warga atau masyarakat yang melapor ke kepala desa dan sampai ke kecamatan, “Saya beserta rekan-rekan yang langsung terjun kelapangan karena menurut warga dan kepala desa sungai Cimanceri sudah tidak layak konsumsi lagi.”

“Guna menanggapi keluhan warga maka kami mengambil sampel air yang nanti nya akan di uji di Laboratorium, apa yang menyebabkan air Sungai Cimanceri tidak bisa di gunakan lagi.” Jelasnya.

Lanjut Kurnia, krisis air bersih tidak hanya di RW 7 saja kan tetapi di RW 08, untuk Kecamatan Rumpin yang mengalami krisis air bersih tidak hanya di desa Sukasari saja tetapi di desa-desa lain sama, yaitu di desa Rumpi, kampung sawah dan cipinang, kami akan sampai ke instasi terkait atau BPBD.

Senada, Kepala Desa Sukasari Saeful Wahid mengatakan memang sudah disiapkan penampungan air bersih, tetapi tidak mengalir karena sulitnya mendapatkan sumber mata air.

“Sumber mata air satu-satunya ialah sungai Cimanceri ini, namun karena air Cimanceri ini keruh dan tercemari limbah seperti ini otomatis tidak bisa di konsumsi untuk kebutuhan MCK, dan kedepannya sumber air sungai cimanceri ini akan dikelola oleh bundes agar bisa digunakan atau dikonsumsi oleh warga atau masyarakat.” Pungkasnya.(Boim/Nay)

Related posts

BINPERS.COM