binpers.com
Maluku Utara Sosial

Kondisi Jalan di Desa Bobaneigo Zona Pelabuhan Rusak Parah

Halbar, BN – Kondisi ruas jalan yang berada di Desa Bobaneigo, zona pelabuhan yang berada di Kecamatan Jailolo Timur sangat memprihatinkan. Keluhan warga kepada kades Bobaneigo yaitu sering terajadinya banjir jika musim hujan tiba, yang selalu masuk di zona pemukiman warga desa Bobaneigo. Kini menjadi perhatian serius oleh Kades Abdullah Fara. Hal tersebut diungkapkannya saat dikonfirmasi Tim Berita Investigasi Nasional (binpers.com), Minggu (29/9/2019).

“Iya benar bahwa apa yang sering dikeluhkan warga saya,” ucapnya.

Disebutkan, tepatnya pada ruas Jalan Desa yang arahnya ke pelabuhan karena akses ke pelabuhan itu banyak digunakan oleh nelayan yang berasal dari Desa Bobane Igo sendiri.

“Dan sejauh ini kami masih kebingungan dengan status 6 desa yang sejauh ini belum ada kepastian. Bobaneigo sendiri ada 1 rumah, itu Halbar dan Halut, maka harapan masyarakat di Kecamatan Jailolo Timur Kabupaten Halmahera Barat. Ruas jalan yang rusak yang sampai saat ini belum diperbaiki rusak parah, sehingga sangat berbahaya untuk pengguna jalan aktivitas warga yang menggunakan kendaraan roda 2 maupun barang. Kerusakan itu tidak lepas dari kurangnya pengawasan dan perhatian, bantuan dari dinas PU,” jelasnya.

Pantuan TIM Investigasi Binpers.com di sekitar jalan maupun sungai, air hujan air mengalir dari atas ketinggian perumahan warga bisa mengancam keselamatan mereka, dan air juga bisa masuk dari pinggiran karena pembatas talud pun tidak ada. Termasuk salah satu keluhan warga yaitu air PAM yang belakangan ini macet tidak jalan.

Kades menyampaikan bahwa sementara ini warga semua fokus mengambil air di BAK lama yang berada di depan kantor desa, terakait bencana yang sering terjadi di desa Bobaneigo, pihak BPBD Halbar harus secepatnya mengatasi.

“Kesempatan untuk diperbaiki karena ini musim kemarau, agar nanti ketika musim hujan semua sudah aman terbebas dari bencana,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bobaneigo Perangin-angin, saat dimintai komentarnya terkait situasi jalan rusak tersebut mengatakan pihaknya sudah melayangkan surat permohonan perbaikan jalan ke Kantor Dinas PU Kabupaten Halbar. “Namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda jalan tersebut akan diperbaiki,” kata Abdullah Fara, kades Bobaneigo.

Masyarakat juga menyayangkan atas lambannya penanganan perbaikan jalan dan antisipasi banjir pihak BPBD dan instansi Dinas PU. Kalau kondisi jalan rusak tidak cepat di benahi dikhawatirkan semakin banyak menimbulkan kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua dan akan tergenang rumah warga.(MS)

Related posts

BINPERS.COM