binpers.com
Ekonomi & Bisnis Sumsel

Pemberian Special R ate Kepada Deposan Berpotensi Boroskan Keuangan Bank SumselBabel Serta Tidak Tertib Administrasi

Palembang, (BN) – Hasil pemeriksaan atas operasional PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Bank SumselBabel) Tahun 2016 dan Semester I 2017 atas kegiatan penghimpunan dana.

Dalam Penghimpunan Dana BPK RI menilai Bank Sumsel Babel dalam Pengelolaan Pemberian Special Rate Belum Memadai.

Dalam laporannya BPK RI menjelaskan salah satu sumber pendanaan bank adalah dana masyarakat yang mempercayakan dananya kepada bank berdasarkan perjanjian penyimpanan dana dalam bentuk giro, deposito, sertifikat deposito, tabungan, atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu. Bank SumselBabel menawarkan berbagai macam pilihan produk simpanan tabungan, giro dan deposito dalam upaya membuat masyarakat tertarik untuk menempatkan dananya di Bank SumselBabel.

Produk simpanan berupa deposito sering kali menjadi alternatif simpanan yang dipilih masyarakat di bank. Hal yang menjadi pertimbangan dalam memilih produk deposito adalah bunga yang ditawarkan deposito cenderung lebih tinggi daripada bunga tabungan.

Deposito merupakan simpanan yang penarikannya dapat dilakukan pada waktu tertentu berdasarkan perjanjian antara nasabah penyimpan dengan bank.

Bukti atas simpanan deposito tersebut adalah berupa bilyet. Jangka waktu simpanan yang dapat dipilih oleh nasabah antara lain 1, 3, 6, 12, dan 24 bulan.

Deposito dapat dilakukan perpanjangan dengan dua cara yaitu diperpanjang secara otomatis (roll over) dan diperpanjang tidak otomatis.

Untuk meningkatkan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), diberikan pelayanan khusus kepada masyarakat berupa tingkat suku bunga khusus (special rate) kepada nasabah yang menempatkan total dana simpanan di atas Rp.2.000.000.000,00 pada Bank SumselBabel.

Apabila total dana simpanan sebesar Rp100.000.000,00 sampai dengan di atas Rp.2.000.000.000,00, maka bunga yang diberikan adalah maksimal s.d bunga Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang berlaku pada saat pengajuan/perpanjangan deposito.

Kewenangan memberikan special rate diberikan kepada Pimpinan Cabang, Kepala Divisi Tresuri dan Internasional, dan Direksi sesuai dengan kewenangan yang diatur dalam Surat Edaran Asset Liability Comittee (SE ALCO).

Edaran tersebut diterbitkan secara berkala dan dijadikan acuan bagi cabang dalam memberikan special rate.

Hasil pemeriksaan atas pengelolaan rekening deposito dan pemeliharaan tingkat suku bunga pada kantor Cabang Jakabaring, Cabang Prabumulih dan Cabang Pangkal Pinang diketahui bahwa pemberian special rate tidak memenuhi syarat minimum total simpanan dan dokumen pembukaan rekening deposito tidak lengkap.

Selain itu kriteria syarat total simpanan dalam pemberian special rate belum diatur secara Spesifik Pemberian special rate untuk simpanan deposito pada Bank SumselBabel diatur melalui Surat Edaran ALCO.

Surat edaran ini berlaku bagi pembukaan baru ataupun perpanjangan rekening deposito. Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa terdapat pemberian special rate terhadap pembukaan deposito sebesar Rp.1.500.000.000,00 an. Sdr Spt pada Kantor Cabang Prabumulih yang mendapatkan special rate sebesar 7,5%.

Surat Edaran ALCO menyatakan bahwa special rate dapat diberikan apabila memenuhi minimal total simpanan di atas Rp2.000.000.000,00.

Penjelasan lebih lanjut dari Penyelia Layanan dan Informasi Kantor Cabang Prabumulih diketahui bahwa pemberian special rate tersebut memperhitungkan saldo giro pada PT PMJ sebesar Rp.830.221.144,00 dengan memperhatikan Sdr. Spt menjabat sebagai Direktur PT PMJ, padahal Customer Information File (CIF) an. Sdr. Spt dan PT PMJ merupakan CIF yang berbeda.

Ketentuan di dalam Surat Edaran ALCO tidak menjelaskan secara lebih rinci mengenai pengaturan penggabungan total simpanan milik deposan yang sama meskipun dengan CIF yang berbeda dan tidak terdapat pengaturan nilai deposito minimal yang berhak memperoleh special rate.

Disisi lain pemberian special rate kepada deposan tidak memenuhi syarat minimal total simpanan Hasil pemeriksaan atas daftar nominatif, aplikasi pembukaan rekening dan kelengkapan formulir deposito diketahui terdapat pemberian special rate sebesar Rp.1.001.000.000,00 yang tidak memenuhi persyaratan yaitu minimal total simpanan di atas Rp.2.000.000.000,00.

Dengan demikian bunga yang diberikan seharusnya bunga maksimal sampai dengan bunga LPS yang berlaku pada saat itu.

Administrasi Dokumen Aplikasi Pembukaan Rekening Deposito pada Empat Deposan Tidak Lengkap Persyaratan administrasi pembukaan deposito adalah memiliki indentitas diri yang sah seperti KTP, Paspor/SIM, atau tanda bukti diri lainnya yang sah serta mengisi formulir aplikasi pembukaan rekening deposito.

Hasil pemeriksaan atas kelengkapan administrasi pembukaan rekening deposito diketahui terdapat persyaratan yang tidak dilengkapi pada aplikasi pembukaan rekening deposito yaitu sebesar Rp14.001.500.000,00 pada Cabang Pangkal Pinang.

Persyaratan yang tidak dilengkapi tersebut berupa aplikasi pembukaan rekening deposito dan kartu pengenal yaitu Kartu Tanda Penduduk (KTP)/Surat Izin Mengemudi (SIM)/paspor.

Selain itu terdapat aplikasi pembukaan rekening deposito yang tidak ditandatangani oleh Penyelia Unit Layanan dan Pimpinan Cabang.

Kondisi tersebut tidak sesuai dengan Keputusan ALCO nomor 01/ALCO/KEP/2017 tanggal 30 Januari 2017 tentang Ketetapan Suku Bunga Simpanan dan Kredit yang berlaku sejak 1 Februari 2017, Keputusan ALCO nomor 07/ALCO/KEP/2017 tanggal 25 April 2017 tentang Ketetapan Suku Bunga Simpanan dan Kredit yang berlaku sejak 1 Mei 2017 dan Keputusan ALCO nomor 09/ALCO/KEP/2017 tanggal 30 Mei 2017 tentang Ketetapan Suku Bunga Simpanan dan Kredit yang berlaku sejak 2 Juni 2017.

Serta Buku Pedoman Deposito Instruksi Bab IV Langkah Kerja, tentang Transaksi Pembukaan Deposito Berjangka dengan Setoran Tunai, Langkah 1 menyebutkan bahwa petugas menerima aplikasi pembukaan rekening yang telah diisi dan slip setoran tunai yang telah ditandatangani nasabah berikut bukti diri (KTP, SIM) dan uang tunai.

Permasalahan di atas mengakibatkan a. Pemberian special rate kepada dua deposan berpotensi memboroskan keuangan Bank SumselBabel. Tidak tertib administrasi atas ketidaklengkapan persyaratan pembukaan rekening deposito.

Hal tersebut terjadi karena Komite ALCO belum menetapkan kriteria syarat total simpanan dalam pemberian special rate secara spesifik;

Pimpinan Cabang Jakabaring tidak cermat dalam memberikan special rate kepada deposan dan Pimpinan Cabang Pangkal Pinang kurang melakukan pengawasan dan pengendalian atas pelaksanaan administrasi pembukaan rekening deposito.

Direktur Utama Bank SumselBabel menyatakan sependapat dengan temuan. Pemberian special rate sebesar 7% masih menguntungkan apabila disalurkan melalui redit dengan rate sebesar 11% namun demikian atas permasalahan tersebut akan menjadi perhatian Bank SumselBabel ke depan.

BPK merekomendasikan kepada Direktur Utama Bank SumselBabel agar Mengatur syarat total simpanan dalam pemberian special rate secara spesifik, Menginstruksikan Pimpinan Cabang Jakabaring untuk meningkatkan kecermatan dalam pemberian special rate dan Menginstruksikan Pimpinan Cabang Pangkal Pinang untuk meningkatkan pengawasan dan pengendalian atas kelengkapan administrasi pembukaan deposito. (mas)

Related posts

BINPERS.COM