25.8 C
Bandung
July 5, 2020
binpers.com
Investigasi Jabodetabek

Pelaku Penipuan Terhadap Honorer Raup Uang Hingga Rp 5,7 M

0Shares

JAKARTA, BN – Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku yang diduga melakukan penipuan terhadap puluhan honorer yang ingin lolos seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Pria berinisial HB alias Herman Bima (57) melakukan penipuan dengan mengaku sebagai anggota PNS dan bermodus janji kepada para pegawai honorrer untuk bisa segera menjadi PNS.
Herman mengaku telah melakukan aksinya selama 8tahun terakhir, yakni sejak Juni 2010 sampai dengan Juni 2019 lalu.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengungkapkan selama aksinya, Herman meminta uang sebanyak Rp.100 juta per orang dan telah meraup untung hingga Rp 5,7 Miliar.
Kombes Argo juga mengatakan bahwa polisi menerima sejumlah laporan tentang adanya penipuan sejak bulan November 2015 hingga Oktober 2018 lalu. Polisi akhirnya berhasil meringkus pelaku setelah melakukan penyelidikan selama beberapa tahun.
Untuk meyakinkan korban, pelaku mengaku sebagai PNS dari Sekretariat Kemendikbud kemudian pelaku mengajak korban bertemu di BKD lantai VI Balai Kota DKI Jakarta serta lantai III Gedung E Kantor Dirjen Pendidikan Non Formal dan Informal. Bahkan, dalam pertemuannya itu pelaku menggunakan pakaian PNS lengkap dengan tanda pengenal PNS.
Para korban berasal dari sejumlah daerah di Indonesia seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, Jawa Barat, dan Banten. Korban diminta sejumlah uang sebesar Rp.15 sampai dengan 100 Juta untuk proses pengangkatan manjadi PNS.
“Orang pun percaya dia dari Kemendikbud, apalagi pelaku menjanjikan bakal mengembalikan uangnya bila tak jadi PNS. Pelaku juga menunjukan dokumen-dokumen mengatasnamakan BKN, Kemenpan RB, dan Kemendikbud yang digunakan untuk meyakinkan korban, padahal semuanya palsu,” kata Argo kepada wartawan.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya empat lembar contoh petikan surat keputusan PNS, surat pengantar palsu dari kepala BPN, dan surat hasil pemberkasan CPNS tahun 2016.
Atas perbuatannya tersebut, tersangka dijerat Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan atau penggelapan dengan ancaman hukuman penjara selama 4 tahun. **

0Shares

Berita Terkait :

Ini Alasan Pihak Garuda Indonesia Larang Membawa Macbook Pro

binpers

Warga Dago Ogah Ganti Kades

binpers

Kurun Waktu 10 Hari Operasi Antik 2018, Polresta Pekanbaru Berhasil Ungkap 40 Kasus Narkoba

binpers
BINPERS.COM

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy