20.9 C
Bandung
May 30, 2020
binpers.com
Hukum & Kriminal Jawa Barat

Kejari Bandung Tetapkan Pjs Dirut PD Pasar Bermartabat Sebagai Tersangka Kasus Korupsi

0Shares
Bandung, BN – Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PD Pasar Bermartabat Kota Bandung, Andri Salman, sebagai ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan aset deposito perusahaan. Hal tersebut diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung Rudy Irmawan kepada awak media, Senin (22/7/2019) kemarin.

Tindakan melawan hukum yang dilakukan Andri saat dirinya masih menjabat sebagai Direktur Umum dan Keuangan PD Pasar.

“Ini bukan masalah di pasarnya, ini masalah aset deposito yang di BUMD PD Pasar ini disalahgunakan oleh oknum dalam hal ini AS selaku Direktur Umum Administrasi dan Keuangan, yang saat ini sebagai Pjs Dirut PD Pasar,” kata Rudy.

Lebih lanjur Rudi menjelaskan dugaan tindak pidana yang dilakoni Andri terjadi pada 2017. “Pada hari ini sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” ucapnya.

Menurut Rudy, tersangka Andri diduga telah menyebabkan kerugian negara senilai Rp 2,5 miliar. Atas oerbuatannya Andri terancam Pasal 8 UU 31/1999 jo UU 20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Sejauh ini baru Andri yang ditetapkan sebagai tersangka. Pihak Kejari Bandung akan menyelidiki lebih lanjut dan memeriksa sejumlah saksi terkait kasus tersebut.

“Sementara ini baru itu, yang ditetapkan sebagai tersangka. Kita akan lakukan lagi pendalaman baik terhadap saksi maupun tersangka ini,” ujar Rudy.

Pjs Direktur Utama PD Pasar Bermartabat Kota Bandung Andri Salman yang dijadikan tersangka kasus korupsi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung mengaku belum mendapatkan pemberitahun.

“Saya belum dapat informasi langsung dari Kejari,” ujar Andri Salman saat dikonfirmasi, Senin (22/7/2019).

Andri mengaku kaget ada kerugian negara sebesar Rp 2,5 miliar karena menurutnya soal kerugian negara itu belum diperiksa oleh BPKP. Ia menegaska,n tidak ada uang yang keluar dari PD Pasar Bermartabat, bahkan yang dimaksud deposito tidak keluar dari PD Pasar Bermartabat itu masih ada di PD Pasar Bermartabat.

“Deposito tidak pernah cair apalagi masuk kantong pribadi,” kata Andri.

Andri mengaku belum ada langkah untuk menyiapkan bantuan hukum karena belum ada pemberitahuan apa pun dari kejaksaan. “Pokoknya semua ini kita akan menunggu konfirmasi resmi dari kejari,” ujarnya.

Terkait hal itu, Pemerintah Kota Bandung telah memutuskan untuk memberhentikan Pjs Direktur Utama PD Pasar Bermartabat Andri Salman melalui Keputusan Wali Kota Bandung nomor 821.2/Kep.612-Ek/2019. Surat keputusan tersebut berlaku secara tetap mulai 30 Juli 2019. Surat yang sama juga memberlakukan pemberhentian sementara Andri Salman sebagai Direktur Umum Administrasi, dan Keuangan PD Pasar Bermartabat.

Hal itu agar yang bersangkutan bisa lebih fokus untuk menjalani kasus hukum yang tengah dihadapinya. Ketua Badan Pengawas PD Pasar Bermartabat, Bambang Suhari menuturkan, telah melakukan konsolidasi internal untuk memastikan kinerja perusahaan tetap optimal. Hal itu juga menjadi instruksi langsung Wali Kota Bandung, Oded M. Danial.

“Pak wali sudah meminta agar saudara Andri Salman menghormati hukum. Beliau juga meminta agar badan pengawas melakukan konsolidasi internal. Sehingga kinerja perusahaan tetap terjaga dan pelayanan, kinerja memperoleh pendapatan, dan penataan tetap jalan,” papar Bambang, Rabu (31/7/2019).

Keputusan pemberhentian tersebut merupakan hasil dari rapat pleno Badan Pengawas pada 29 Juli 2019. Selain itu, pleno tersebut juga merekomendasikan Wali Kota Bandung untuk menunjuk seorang pejabat pemerintah daerah untuk mengisi kekosongan jabatan direktur utama dalam jabatan sementara. Usai rapat itu, Wali Kota Bandung menunjuk Sekretaris Dinas Tenaga Kerja, Lusi Lesminingwati untuk menjadi Pjs. Direktur Utama PD Pasar Bermartabat sampai pejabat definitif terpilih.

“Kenapa memilih Bu Lusi karena beliau lebih berpengalaman dalam bidang pengawasan dan pengelolaan BUMD. Beliau juga mantan Kepala Bagian Perekonomian, dan Dewan Pengawas PDAM Tirtawening sehingga Bu Lusi memiliki sikap dan kompetensi yang cukup,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Hukum Setda Kota Bandung itu.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Bandung, Asep Gufron mengatakan, segera menyiapkan Panitia Seleksi (Pansel) untuk mengisi kekosongan jabatan Direktur Utama PD Pasar Bermartabat.

“Untuk menentukan direktur definitif, kita sedang mempersiapkan untuk merekrut dulu panitia tim seleksi, setelah Pak Wali Kota pulang dari haji. Yang jelas tidak terlalu lama,” tutur Asep.***

0Shares

Berita Terkait :

Aksi Jalan Kaki Di Lakukan Warga Indramayu Menuju Gedung KPK Dan Istana Negara

binpers

Tim Tekap 308 Polres Lampung Selatan Bekuk Dua Tersangka Pelaku Curat

Susilawati

Oknum Honorer Satuan Satpol PP Ditangkap, Aniaya Perempuan Tak Dikenal

Rizky Pratama
BINPERS.COM

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy