28.9 C
Bandung
July 10, 2020
binpers.com
Ekonomi & Bisnis Jawa Barat

Pekerja Pertamina Ancam Mogok Kerja Nasional Terkait Pengalihan Proses Bisnis LNG Oleh Pemerintah

0Shares
Indramayu, BN – Pekerja PT Pertamina RU VI yang tergabung dalam Serikat Pekerja Pertamina Balongan Bersatu ( SPPBB ) menyatakan sikap terkait akan adanya pengalihan bisnis GAS Existing Loquefied, Natural GAS atau LNG Existing, jargas dan SPBG dari Pertamina kepada PGN yang menyebabkan potensi kerugian negara karena kepemiilkan saham publik ( Pengusaha swasta, Lokal, Asing ) di PGN sebesar 43,04 %.

Ketua SPPBB dan seluruh ( Serikat Pekerja Pertamina Balongan Bersatu ) Tri Wahyudi, SE menyatakan bahwa bisnis LNG merupakan bisnis masa depan perusahaan yang harus dijaga eksistensinya, sehingga negara akan mendapatkan keuntungan 100% yang digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat Indonesia.

“Ketua SPPBB dan seluruh pekerja Pertamina menuntut pemerintah Republik Indonesia harus memperhatikan proses bisnis LNG pada Pertamina yang keuntungannya 100% milik Negara,” tegas Tri Wahyudi selaku ketua SPPBB yang sering disebut pa Ketum tersebut, Jum’at , 12 Juli 2019.

Lanjut Tri Wahyudi meminta kepada pemerintah untuk memastikan Pertamina dapat menyusun program kerja Rencana bisnis LNG yang mendukung scurity of suplai nasional baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Pihaknya juga mendesak pemerintah untuk menghentikan segala upaya pengalihan proses bisnis LNG yang dilakukan melalui holding migas kepada PGN.

“Kami mendesak pemerintah untuk menghentikan segala upaya pengalihan tersebut karena menyebabkan potensi kerugian negara karena kepemilikan saham publik di PGN 43,04 %. Jika pemerintah tetap dengan pendiriannya maka kami atas nama Pekerja Pertamina seluruh Indonesia siap mogok nasional,” ujarnya..

Seperti diketahui, berdasarkan Road map BUMN sektor energi dinyatakan bahwa perlu adanya konsilidasi, bisnis gas BUMN dalam rangka peningkatan pemanfaatan Gas bumi domestik, penggabungan bisnis PGN dan Pertamina pada RUPS Luar biasa PGN terkait pemegang saham dari PT Pertamina (Persero ) tanggal 26 April 2018 di mana kepemilikan saham Pertamina atas PG sebesar, 56,96 % dan 43,04% dimiliki oleh publik. ( WRC, Indramayu )

0Shares

Berita Terkait :

Kejari Bandung Tetapkan Pjs Dirut PD Pasar Bermartabat Sebagai Tersangka Kasus Korupsi

binpers

Terminal Induk Kota Menggala Terbengkalai

binpers

Pelantikan Pengurus Dan Ketua Baru IPP Pasar Kramat, Di Hadiri Jajaran Direksi Dan Kepala Bidang Perumda Pasar Berintan Kota Cirebon

binpers
BINPERS.COM

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy