21 C
Bandung
July 4, 2020
binpers.com
Hukum & Kriminal Papua

Dua Tersangka Peragakan Cara Mencuri Sepeda Motor Di Hadapan Polisi

0Shares
TIMIKA, BN – Dua oknum pemuda masing-masing berinisial JRK alias Joko dan FM alias Ringki yang merupakan tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (Curnamor), yang diamankan pihak Polsek Kuala Kencana, memperagakan cara mereka saat mencuri sepeda motor.

Peragaan tersebut disaksikan langsung oleh Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto, SIK, MH bersama perwira Polres Mimika, tamu undangan yang hadir dalam acara press release, Senin (17/6) kemarin di kantor Polsek Kuala Kencana.

Dalam adegan yang diperagakan kedua tersangka itu, mereka hanya membutuhkan sekitar 1 sampai 5 menit untuk merusak dan mematahkan kunci stang serta menyambung kabel sepeda motor yang akan mereka curi.

Kapolres Mimika mengatakan selain melakukan tindak pidana curanmor, kedua tersangka JRK alias Joko dan FM alias Ringki juga melakukan Pencurian Dengan Kekerasan (Curas) terhadap barang elektronik berupa leptop dan handphone milik warga yang terjadi di Kuala Kencana.

“Modus operandinya mereka menyasar sepeda motor, tapi yang istimewa adalah rata-rata barang bukti merupakan satu jenis sepeda motor yakni Yamaha Mio. Yang mana sepeda motor dalam posisi kunci stang tapi mereka patahkan, lalu kabelnya merah dan biru di satukan kemudian ditekan tombol stater langsung menyalah,” jelasnya.

Lebih lanjut AKBP Agung mengatakan. dari pengakuan kedua tersangka bahwa sepeda motor hasil curian itu kemudian mencari pasaran untuk menjual kepada masyarakat yang mau membeli dengan harga rata-rata di atas Rp 2 juta per unit.

“Kejadiannya dari Bulan April sampai Juni 2019, jadi selama tiga bulan itu hampir tiap bulan ada kejadian pencurian dari 6 unit kendaraan bermotor tersebut. Lalu Polsek Kuala Kencana juga ada amankan dua unit sepeda motor yang di tinggal oleh pemiliknya,” ucap Kapolres.

Kemudian menurut Kapolres, dari pengakuan kedua tersangka bahwa hasil penjualan barang bukti sepeda motor maupun barang elektronik tersebut, mereka gunakan untuk keperluan pribadi.

“Hasil penjualannya untuk konsumsi miras, dan untuk kepentingan pribadi. Jadi teknik penjualannya, mereka tawarkan individu yang mereka kenal,” sambungnya.

Atas perbuatan kedua tersangka kata Kapolres, mereka di persangkakan Pasal 362 KUHP, tentang pencurian yang berbunyi ”Barangsiapa mengambil suatu barang, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk memilikinya secara melawan hukum. Diancam karena pencurian dengan pidana penjara paling lama lima tahun”.

Untuk diketahui, kedua tersangka itu diamankan berdasarkan Laporan Polisi (LP) yang masuk ke Polsek Kuala Kencana, dengar nomor LP/27/IV/2019/Papua/Res Mimika/Sek Kuala Kencana, tanggal 10 April 2019.

Kemudian LP/32/IV/2019/Papua/Res Mimika/Sek Kuala Kencana, tanggal 3 Mei 2019, lalu LP/48/IV/2019/Papua/Res Mimika/Sek Kuala Kencana, tanggal 10 Juni 2019. Kemudian LP/30/IV/2019/Papua/Res Mimika/Sek Kuala Kencana, tanggal 26 April 2019, lalu LP/31/V/2019/Papua/Res Mimika/Sek Kuala Kencana, tanggal 3 Mei 2019. Dan LP/26/IV/2019/Papua/Res Mimika/Sek Kuala Kencana, tanggal 22 April 2019.

Sehingga tim opsnal unit Reskrim Polsek Kuala Kencana pada Rabu (12/6) lalu berhasil mengamankan kedua tersangka, yang mana tersangka JRK alias Joko diamankan di Jalan Sosial sementara tersangka FM alias Ringki diamankan di Kampung Damai, Distrik Kwamki Narama.

Selain mengamankan kedua tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 6 unit sepeda motor dan barang elektronik diantaranya 1 unit sepeda motor Yamaha Mio 125 warna hitam dengan nomor polisi DS3293 MD.

Kemudian 1 unit Iphone warna silver, 1 unit sepeda motor Yamaha Mio 125 warna hijau dengan nomor polisi DS 4643 MO, 1 unit sepeda motor Yahama Mio dengan nomor polisi DS 4255 MM. Lalu 1 unit sepeda motor Yamaha Mio Z dengan nomor polisi PA 4393 MR serta 1 unit sepeda motor Yamaha Mio 125 warna hitam dengan nomor polisi PA 2161 HT.

Dimana untuk Tempat Kejadian Perkara (TKP), terjadi di beberapa tempat diantaranya di parkiran Hero Supermarket, Kuala Kencana. Kemudian di kolam renang Center, Kuala Kencana dan di perumahan Regency, blok C Nomor 31 serta di perumahan Trakindo, Kuala Kencana. (MSSM)

0Shares

Berita Terkait :

Dugaan Korupsi Dana UED-SP Rp 1.6 Milyar, Sekcam Siak Kecil Bengkalis Ditahan Kajari

binpers

Kebun kelapa sawit 2,7 juta hektar berada di kawasan hutan secara tidak sah

Arie Chandra

Kepala Desa Surabaya Limbangan Garut Akan Dilaporkan Terkait Penyalahgunaan Jabatan

binpers
BINPERS.COM

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy