26.1 C
Bandung
July 10, 2020
binpers.com
Investigasi Maluku Utara

PLTU Rum Resahkan Warga Masyarakat

0Shares
TIDORE-BN, Pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batu Bara yang tengah gencar dilakukan di Kota Tidore Kepulauan, diduga berpotensi meresahkan masyarakat.

Hasil pantauan Media Berita investigasi Nasional/binpers.com di lokasi pembongkaran Batu Bara tampak berserakan lantaran muatan truk yang berisi batu bara tumpah di depan rumah warga.

Hal tersebut tentu saja dikeluhkan masyarakat karena selain mengganggu kenyamanan juga menimbulkan polusi yang dikhawatirkan berdampak dapat menyebabkan penyakit di sekitar PLTU tersebut dikarenakan debu dan sisa batu bara yang tercecer tidak di bersihkan dan di biarkan begitu saja.

Beberapa tokoh  masyarakat yang tidak mau namanya di sebut mengatakan, pembakaran batu bara pada PLTU tersebut menghasilkan jutaan ton polusi setiap tahunnya.

Pembuangan pembakaran batubara itu menghasilkan berbagai macam zat kimia berbahaya seperti merkuri, arsenik, timbal, kadmiun dan partikel halus beracun lainnya. Zat-zat ini akan bercampur dengan udara yang dihirup oleh masyarakat.

“Kalau tidak percaya bapak pagi pagi ambil kain putih dan taruh di depan rumah, lalu lihat hasilnya,bayangkan jika tercampur dalam makanan yang kita makan, berbahaya sekali,” tutur mereka.

Selain itu, pembakaran batu bara ini juga memancarkan polutan nitrogen oksida (NOx) dan sulfur oksida (SO2) yang berkontribusi pada pembentukan hujan asam dan polusi PM2,5.

“Polusi PM2,5 ini partikel seperti gas tapi melayang. Kalau PM10 ini seperti debu kecil namun masih tersaring oleh hidung. Sedangkan PM2,5 bisa masuk hingga ke aliran darah. Ini bisa sampai ke keturunannya.‎ Selama puluhan tahun akan numpuk di dalam tubuh,” ujarnya kepada wartawan binpers.com, Jumat (19/04/2019).

Ia menyatakan, polusi udara merupakan penyebab angka penyakit pernapasan, dan pembakaran batubara merupakan salah satu kontributor terbesar dari polusi ini. Lebih jauh, polusi PM2,5 ini mampu menyebabkan peningkatan risiko kanker paru-paru, stroke, penyakit jantung dan penyakit pernapasan.

“PM2,5 jika terkena ke orang yang punya kolesterol dia akan numpuk di satu titik seperti bisul, menyebabkan penyakit jantung koroner, stroke karena penyumbatan darah. Tidak heran anak muda kena stroke karena terpapar PM2,5. Seperti di ĺokasi ini banyak penderita Penyakit Asma. Kemudian di seputaran Zona Rum Balibunga yang rumahnya berdekatan dengan PLTU sendiri ingin pindah, hanya saja mereka terbeban dengan hasil rapat bersama Wakil Walikota beberapa bulan lalu,” jelasnya.

Warga Kelurahan Rum Balibunga mengaku sangat terganggu dengan aktivitas pembongkaran dan pengolahan batubara PLTU. Jarak antara PLTU dengan pemukiman warga sekira 30 – 50 meter. Hampir setiap hari, rumah-rumah warga di lingkungan RT004 – RT005 / RW 002, nyaris dipenuhi abu residu batubara PLTU.(MS)

0Shares

Berita Terkait :

Cerdasakan Generasi Muda, Kini Sosok Iwan Kanit Provos Jadi Guru Idaman Siswa/Siswi SMU

Rizky Pratama

Dua Personel Polda Malut Terima Penghargaan Satyalancana Bhakti Buana Dari Presiden RI.

binpers

Pengadilan Negeri Rohil Mentahkan Seluruh Tuntutan JPU Dan Vonis Bebas Ketua Organisasi Buruh Riau Dan Advokat

binpers
BINPERS.COM

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy