20.2 C
Bandung
June 4, 2020
binpers.com
Jateng TNI/Polri

Polres Pati Tembakkan Water Canon Simulasi Penanganan Kericuhan Pemilu

0Shares
Pati, Binpers.com- Memasuki kampanye Pemilu 2019, dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh partai politik untuk menarik simpati massa dengan  melakukan kampanye secara terbuka.

Selain orasi, kadang juga diselingi hiburan musik yang menarik konsentrasi massa untuk hadir di tempat kampanye. Tak jarang pula menimbulkan keributan atau kerusuhan akibat kesalahpahaman antar peserta, atau sebab lainnya.

Sebagaimana yang terjadi di Kota Pati, akibat berebut sembako antar simpatisan saat kampanye, terjadi saling dorong hingga berakhir rusuh. Mendapati itu, tim gabungan Polres Pati dan Kodim 0718/Pati bergerak cepat meredam situasi.

Akan tetapi, tidak semakin reda, massa malah semakin brutal dengan melakukan pelemparan benda – benda ke arah petugas. “Atas nama Hukum dan undang-undang, kami perintahkan untuk mundur dan membubarkan diri”, tegas petugas pengendali.

Rupanya, peringatan itu tidak hiraukan. Mengantisipasi hal lebih buruk terjadi, petugas akhirnya memukul mundur massa dengan tembakan Water Canon. Meski begitu , massa tetap merangsek dan melakukan perlawanan.

Dalam menghadapi situasi itu, Polres Pati juga mengerahkan Satuan Brimob, Satlantas, Resmob – Reskrim, K- 9 dan Dokpol.

Kejadian tersebut adalah satu adegan simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkot) yang digelar oleh Polres Pati, bertempat di halaman Stadion Joyo Kusumo pada Jumat pagi (22/3/19) dalam rangkaian Apel Gelar Pasukan dalam rangka Pengerahan dan  Penggelaran Perkuatan Jelang Kampanye Terbuka dan Pungut Suara Pemilu 2019.

Hadir Bupati Pati H. Haryanto, Kapolees Pati AKBP Jon Wesly Arianto beserta jajaran, Dandim 0718/Pati Letkol Arm. Arief Darmawan, Anggota DPRD,  Pejabat Pengadilan Negeri, Kajari Dedy Koesnomo, Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Kabupaten Pati, Kepala OPD terkait, para Camat,  para pimpinan partai politik, Ketua Pemuda Pancasila HR. Ahmadi dan tamu undangan lainnya.

Dalam arahan usai simulasi, Syaiful Arifin mewakili Bupati Pati (yang meninggalkan tempat lebih dulu karena harus menghadiri sidang paripurna DPRD) mengatakan, simulasi tersebut sebagai kesiapan aparat dalam menghadapi Pemilu guna menjaga stabilitas dan kondusifitas wilayah Kabupaten Pati.

“Semoga saja itu hanya simulasi, tidak terjadi secara sungguhan. Dan marilah kita jaga bersama kondusifitas wilayah Kabupaten Pati,” ujar Syaiful Arifin.

Ia juga meminta untuk menangkal dan tidak mempercayai hoaks, yang dapat memecah belah bangsa. “Mari kita bangun Kabupaten Pati dengan guyub rukun dan saling menghargai,” tuturnya.

Kapolres Pati dalam keterangan  mengatakan, simulasi sebagai bentuk kesiapan Polres Pati dalam pengamanan menjelang, pada saat dan setelah pelaksanaan pemilu. Kapolres juga menyebut telah melakukan pemetaan kerawanan, mengantisipasi segala sesuatu yang dapat mengganggu jalannya pesta demokrasi tersebut.

“Tentu ada titik kerawanan dan itu telah kami petakan sehingga kemungkinan terjadinya gangguan telah kami antisipasi,” terang kapolres.

Pada pengamanan pemilu ini, Polres Pati menyiapkan sebanyak dua per tiga kekuatan dengan jumlah 950 personel ditambah 150 anggota TNI dan 1 kompi Brimob on call.

Simulasi Sispamkot tingkat Polda Jateng diselenggarakan serentak di seluruh Polres/Polresta berdasarkan Surat Telegram Kapolda Nomor STR/106/III/OPS 1.1.1/2019  tertanggal 13 Maret tentang Pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Menjelang Kampanye Terbuka dan Pungut Suara dan ST/724/III/OPS 4.3/2019 tertanggal 18 Maret,  tentang Apel Besar Potensi Masyarakat yang disatukan drngan Apel Gelar Pasukan OMB 2019. (Indro BN)

0Shares

Berita Terkait :

Sinterklas Turun Dari Langit Timika

Rizky Pratama

Untuk Jaga Stamina & Kesehatan, Babinsa Bersama Warga Binaan Laksanakan Gerak Jalan Sehat

binpers

Festival Pawai Pembangunan Kabupaten Pati Diikuti 156 Peserta

binpers
BINPERS.COM

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy