21.1 C
Bandung
June 2, 2020
binpers.com
Investigasi Jatim

Tidak Lama Lagi, Kepala Desa Mereng Dan Perangkatnya Akan Hadapi Tuntutan Hukum

0Shares
Pemalang, Binpers.com- Di pastikan tidak akan lama lagi proses hukumnya berjalan sampai menyandang tertuduh/tersangka. Itulah kata yang pantas untuk pemimpin dan perangkat Desa yang diduga bila menyelewengkan anggaran dana negara.

Seperti yang telah diberitakan minggu lalu tentang dugaan maraknya korupsi di Desa Merang. Khususnya penyelewengan dalam penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) oleh oknum Kepala desa beserta perangkat Desa yang dananya bersumber dari APBN dan APBD.

Kini tim kejaksaan Negeri Pemalang di bawah pimpinan Harries Kasie Jampidsus Tipikor menanggapi dan mengecek langsung semua lokasi proyek Desa Mereng yang dilaporkan, hingga menggandeng Dinas PU untuk melengkapi pemberkasan pemeriksaan, pada hari Rabu (20/1/19).

Mereka yang di dalam pelaksanaannya berbuat fiktif tidak sesuai dengan anggaran kegunaannya telah menggerogoti anggaran ADD Desa Mereng tahun 2017, dana yang diselewengkan harus di pertanggungjawabkan sebagaimana yang telah tertuang dalam LPJnya.

Pihak Kejari Pemalang, Dinas PU dan staffnya menseriusi temuan ini, ditemani Kepala Desa hingga beberapa warga dan LSM PMPRI. Ada lima lokasi yang di datangi oleh tim Kejaksaan Negeri Pemalang dan dari Dinas PU. Yakni proyek jalan yang berada di Rt/Rw Dusun Bengkeng , Pegembrongan, Pejaten , dan dusun Kerajan.

Nampak dilokasi Kepala Desa Mereng berinisial AI dan perangkatnya serta PPK dan kadus, beberapa kali ditanya terlihat rasa cemas di rawut wajah mereka karena dilokasi ditemukan hasil Laporan LPJ yang tidak sesuai. Seperti, panjang jalan saat pengaspalan, ketebalan hingga pembuatan talut kurang dari yang telah ditentukan bahkan tidak sesuai dengan Bistek atau RAB.

“Tinggal Pihak Kepolisian Pemalang Polres ataupun Polsek Warungpring, untuk mengusut tindak kekerasan/penganiayaan terhadap dua warga Mereng yang dilkukan oleh orang tua Kepala Desa yang membela anaknya. Karena kami ingin di daerah ini benar-benar hukum itu ditegakkan dan keadilan itu ada,” ungkap salah seorang warga. (Rico)

0Shares

Berita Terkait :

Madrasah Aliyah Waik Yon Kec. Pulau Makean Harapkan Perhatian Pemerintahan Malut

binpers

Kurun Waktu 10 Hari Operasi Antik 2018, Polresta Pekanbaru Berhasil Ungkap 40 Kasus Narkoba

binpers

Sejumlah SPBU di Lamsel Diduga Lakukan Kecurangan

binpers
BINPERS.COM

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy