22 C
Bandung
July 10, 2020
binpers.com
Lintas Daerah Maluku Utara Sosial

Kepala Pelabuhan Kelas II Babang Memperketat Pengawasan Pelayaran

0Shares

Malut, BN-  Pada hari Kamis (20/9/18) pukul 09:32 anggota  KPLP (Sahabandar) Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Babang yang di Pimpin oleh Bapak Morits di perintahkan oleh pimpinan Bapak sahbandar Rudolf Anthony Maail, ST.M.MTr,  untuk menindak  lanjuti kesiapannya  dalam beberapa aturan baru yang dirilis Kementerian Perhubungan terkait keselamatan dan keamanan penyelenggaraan angkutan penyeberangan.

Salah satunya dalam hal pengawasan manifest penumpang, perusahaan berharap bisa bekerja sama dengan mitra terkait Khususnya ASDP dalam hal ini kapal fery yg  beroperasi di zona penyeberangan di wilayah Halsel hingga pihak operator mobil truk serta mini bus, Agar nahkoda memiliki daftar penumpang dan muatan yang valid,” ujar Kepala sahbandar Rudolf

Lewat anggotanya yang ditemui  oleh tim Binpers.com, Bapak Morits melanjutkan intruksi kepala sahbandar  khususnya Pelabuhan  Babang , Menghimbau kepada pihak kapal Milik BUMN (ASDP Indonesia Ferry ) dan kapal penumpang yang beroprasi di wilayah Halsel.

Ia beralasan karena setelah penumpang naik ke kapal, operator kapal wajib menghitung kembali jumlah penumpang untuk menyesuaikannya dengan daftar penumpang yang ada. Rekapitulasi daftar manifest menjadi tanggung jawab nahkoda kapal, dan rekapitulasi itu yang digunakan sebagai dasar untuk mengajukan Surat Persetujuan Berlayar kepada  petugas di lapangan

Atas perintah Bapak Sahbandar, untuk itu kami sebagai anggota yang bertugas di lapangan selalu  mengingatkan penumpang harus mempunyai kewajiban lain seperti wajib menyerahkan tiket kepada petugas kapal untuk penumpang yang berjalan kaki, sedangkan bagi penumpang dengan kendaraan, pengemudi wajib mengisi formulir daftar penumpang yang dibawa sebelum membeli tiket.

Bapak Morits sebagai petugas KPLP yang ditugaskan oleh bapak Sahbadar Rudplf Anthony Maail, ST.M.MTr  menambahkan bahwa, Selain dalam hal manifest, penumpang yang naik di kapal juga harus mematuhi aturan,  untuk mengikat kendaraan (lasing) sesuai ketentuan lasing wajib dilakukan pada kendaraan yang terletak di barisan depan (Haluan), tengah (midship), dan belakang.

Sedangkan di tempat yang terpisah saat di temui petugas Balai yg sedang memantau kondisi lapangan angkutan penyebrangan kepada Wartawan Binpers.com mengatakan , Kami juga akan tetap bekerja sama dengan  pihak pihak terkait, dalam Hal ini Kesahbandaraan, mulai dari kejadian tenggelamnya Kapal KMP Bandeng insallah kami akan memperketaat pengawasan untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan,”  Tutup  Julkifli Adam.  (S.Marsaoly)

0Shares

Berita Terkait :

Dandim 0906/Tenggarong Turun Kejalan Sosialisasikan Pencegahan Penyebaran Covid- 19

Rizky Pratama

Mapala Esa Unkhair Ternate, Mendaki Prestasi

binpers

Sertu E Lau We Silaturahmi Ke Pengadilan Agama Surakarta

Istia Miralita
BINPERS.COM

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy