21 C
Bandung
May 28, 2020
binpers.com
Investigasi Lintas Daerah Maluku Utara

PT. Harita Group Di Nilai Gagal Dalam Menyalurkan Dana CSR Pendidikan Bagi Warga Masyarakat Pulau Obi

0Shares

Malut, Binpers.com- Pulau Obi yang berada di ujung Halmahera bagian Selatan, yang terdiri dari lima Kecamatan.  Yakni Kecamatan Obi, Kecamatan Obi Selatan, Kecamatan Obi Barat Kecamatan Obi Timur, dan Kecamatan Obi Utara dari lima Kecamatan dengan jumlah 34 desa atau kelurahan.

Alwi La Masinu M.T Ketua Program Studi Pendidikan Geografi Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Kie Raha Ternate sebagai kandidat Doktor yang berasal dari Desa Soligi Kecamatan Obi selatan menjelaskan, bahwa Pulau Obi memiliki kekayaan alam yang sangat spektakuler dan bahkan di kenal pada tingkat internasional seperti kekayaan flora dan fauna, kerang mutiara laut, deposit epitermal, deposit batu gamping (limestone) yang belum di eksploitasi, beberapa cadangan lainnya belum di lakukan penyelidikan tahap awal (riset) dan cadangan nikel laterit yang saat ini di kelola dan di kuasai oleh perusahaan Asia atau PT. Harita Group dan PT Wanatiara.

Pentingnya CSR dalam Industri Pertambangan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba). Dalam Undang-Undang Minerba para pemegang IUP dan IUPK wajib menyusun program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. Penyusunan program tersebut untuk kemudian akan dikonsultasikan kepada Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat. Jika amanat ini telah di laksanakan sesuai dengan Undang-Undang Minerba, maka apa yang di perdayakan oleh pihak perusahaan PT. Harita Group dan Wanatiara kepada Masyarakat di lingkar tambang selama ini.

Berdasarkan berita yang di rilis oleh Alexander Limenan melalui media (Malut) pada hari Rabu (12/9/18) lalu,  menjelaskan bahwa Dana Corporate Responsibility Social (CSR) di klaim tidak bermasalah dan cenderung dimanfaatkan pada bidang Infrastruktur, Pendidikan dan Pengembangan Ekonomi.

Alwi La Masinu menanggapi hal ini jika dana CSR pendidikan benar telah di salurkan kepada warga Pulau Obi, hal ini akan dipertanyakan bahwa berapa jumlah Sumber Daya Manusia yang di biayai oleh PT. Harita Group selama beberapa tahun terakhir untuk di bidang Pendidikan terutama di tingkat SMP, SMA, Perguruan Tinggi atau Universitas dari 24 desa yang ada di pulau Obi?”

Menurut Alwi La Masinu, pernyataan yang disampaikan oleh Alexander Limenan (PT. Harita Group) merupakan kebohongan terbesar dalam sejarah tambang bagi seluruh masyarakat Pulau Obi saat ini. Justru fakta di lapangan menunjukan bahwa siswa/siswi yang telah tamat pendidikan SMA dan masuk Keperguruan Tinggi atau Universitas menggunakan biaya keluarga dan bukan bersumber dari pihak  PT. Harita Group,” Ungkapnya

Contoh nyata di lapangan Desa Soligi Kecamatan Obi Selatan yang letak geografisnya berdekatan dengan Desa Kawasi, dalam setiap satu tahun berkisar 12 orang masuk keperguruan tinggi atau Universitas menggunakan biaya keluarga, lalu apa alasan yang mendasar perusahaan PT. Harita Group mengkalim bahwa dana CSR Pendidikan tidak bermasalah.

Seharusnya Pihak PT. Harita Group dan Wanatiara membuat satu standar operasional prosedur (SOP) untuk membangun sumber daya manusia di Pulau Obi terutama dari segi pendidikan yang bisa terukur dari 24 desa tersebut.

Contoh dalam satu desa pihak perusahaan memberikan bantuan 5 orang siswa/siswi yang masuk ke Perguruan Tinggi/Universitas, ini berarti dari 24 desa yang di programkan dalam satu tahun terakhir berjumlah 120 orang. Kalau selama dua terakhir maka sumber daya manusia di bidang pendidikan berada 2.4%,”  Paparnya

Selain itu, Alwi La Masinu M.T meminta kepada Pimpinan PT. Harita Group dan Wanatiara di Jakarta, untuk memberikan perhatian bagi warga pulau Obi terutama biaya pendidikan untuk siswa/siswi yang memiliki prestasi berdasarkan hasil evaluasi semester, guru-guru honer yang non PTT serta memperhatikan Infrastruktur pendidikan yang tertinggal,” Tutupnya.  (MsaidMarsaoly)

0Shares

Berita Terkait :

PT. NHM BERI JANJI MANIS, BUPATI HALUT RELA TIDUR BERSAMA MASYARAKAT DAN KEPALA DESA DI KECAMATAN LINGKAR TAMBANG

binpers

Dandim Solo, Dekatkan Diri Dengan Masyarakat Melalui Safari Sholat Subuh Berjama’ah

Susilawati

Kades Welli Limahu Puas Dengan Hasil Program Desanya

binpers
BINPERS.COM

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy