SPP Mencapai Rp.300 Ribu, Orang Tua Murid Menjerit Keberatan

Cirebon, Binpers.com- Sudah berlangsung lama dan belum tersentuh untuk pembenahan sistem dan audit  masalah SPP di sekolah-sekolah semakin menjamur, seperti yang terjadi di SMAN 9 kota Cirebon untuk pembiayaan Operasional atau yang biasa disebut SPP tersebut.

Ttidak tanggung-tanggung pihak sekolah mematok kepada siswa atau orang tua didik untuk membayarkan Rp.300 ribu/bulan hingga puluhan orang tua murid merasa keberatan.

Sudah bukan rahasia lagi di SMA ataupun di SMP Negeri, orang tua murid di pusingkan dengan masalah pungutan ini. Agar tidak jadi ajang “ azas manfaat “ orang tua murid meminta agar segera di atur tentang aturan SPP atau untuk pembiayaan operasional sekolah ini, supaya Jelas aturannya di keluarkan oleh Kemendiknas  dan sekolah pun tidak seenaknya menentukan permintaan Dana  pada orang tua murid untuk raup pundi-pundi keuntungan oleh Oknum tertentu.

Seharusnya penggunaan dana BOS juga di umumkan dan di pampang di ruangan yang bisa terbaca oleh siapa saja. Seperti laporan Dana Desa tiap tahun dipasang seperti baligho, penggunaan anggaran Desa baik pendapatannya maupun  pengeluarannya bisa terlihat dan transparan.

Bukan memperhatikan prioritas mutu Pendidikan dan kepentingan sekolah tetapi yang terjadi adalah Pungutan tersebut diduga kuat dijadikan untuk mensejahterakan Kepala Sekolah dan guru guru, mereka berlomba untuk tunjukkan kemewahannya dalam memenuhi kepentingan pribadinya.

Sebagai contoh seperti Biaya Pakaian Seragam Anak  (PSA) yang diduga dipatok dengan biaya tinggi mencapai jutaan Rupiah saat masuk awal penerimaan PPDB, belum lagi permintaan uang gedung, biaya pendidikan, kegiatan ekstrakurikuler seperti berenang, renang jadi sesuatu yang wajib di ikuti selain rekreasi atau piknik, ikut tidak ikut harus bayar.

“Mutu pendidikan dinilai masih di nomor duakan, masih standar  dan tidak banyak berubah.  Di mata orang tua murid  anak-anak mereka  masih seperti itu, tidak dapatkan rangking bagus dan lulusan High Class, makanya perlu diturunkan tim saber pungli ke sekolah sekolah serta Dinas Pendidikan Propinsi  Jawa Barat agar tidak tinggal diam, karena pada dasarnya sekolah di danai oleh anggaran dana BOS ,” ucap beberapa orang tua murid .

haruskan 8 item seperti  Biaya Operasional Sekolah, Peningkatan mutu Pendidikan, Sarana Prasarana sekolah , pembiayaan guru Honorer , listrik dan Ledeng,  ATK, service AC  dan lain-lain di bebankan pada orang tua murid semuanya?  kemanakah dana anggaran BOS tersebut?.  (Rico)

Penulis dan editor di media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment