Sarana Sekolah Rusak Parah, Dinas Pendidikan Halsel Terkesan Pejam Mata

Malut, BN- Sebagian besar atau hampir 90% meubeler sekolah, mulai dari tingkat Sekolah Dasar sampai SMP di Kabupaten Halmahera selatan di desa Bumi Rahmat (Gane Barat) dalam kondisi rusak berat, di antaranya meja atau kursi belajar berasal dari proyek pengadaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sudah lama sampai saat ini belum ada bantuan

Pada hari selasa (4/9/18),  ketika tim Binpers.com  meninjau beberapa ruang kelas di SMPN 50 dan SD salah satu guru SMP 50 Halmahera selatan yang tak mau disebutkan  namanya, menyebutkan bahwa  memang  terlihat memprihatinkan  karena meja dan  kursi anak didik banyak yang berlubang bahkan ada yang tidak layak digunakan lagi.” Ungkapnya.

Semua guru yang  ada di SD dan SMP  menyebutkan, sejauh  ini kondisi meubeler di sekolah kabupaten Halmahera selatan  hampir 90%  rusak berat dan ringan, saat akan di konfirmasi kepala sekolah tidak ada ditempat dan No handpone sedang di luar jangkauan.

“Bagaimana sekolah ini ingin bersaing menargetkan prestasi, meja kursinya saja hampir 90% semua rusak,” ujar Kades Bumi Rahmat saat ikut memantau .

Selain itu, Kades Bumi Rahmat mengakui jika sarana ini tidak dapat terpenuhi sekolah tidak bisa untuk menaikan akreditasi dengan predikat baik. Padahal salah satu syarat mutlak dan nilai tertinggi dalam penilaian akreditasi disekolah yakni sarana prasana, baik itu moubler, Wc maupun banguan sekolah. “ Sarana prasana itu 91 nilainya, artinya itu sangat penting bagi sekolah, selebihnya itu administrasi,” sebutnya.

Dinas Pendidikan sendiri belum memberikan bantuan , untuk membenahi seluruh meubeler yang rusak saat ini. “ Rencananya saya akan  mencoba konfirmasi lagi ke kesekolah sekolah dan lanjut ke Dinas pendidikan  untuk memenuhi sekolah  yang siap untuk akreditasi, agar sekolah itu nilainya naik karena ini wilayah zona saya,  sebagai pemerintah desa tidak mau  regenarasi saya tertinggal dengan sekolah yang lain, maka itu tolong kepada tim Binpers.com agar segera melanjutkan aduan masyarakat, orag tua dan guru ini ke Kementrian Dinas terkait, yaitu Kementrian Pendidikan di Jakarta,”  ucap Kades.  (Ms)

Penulis dan editor di media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment