Ella Nurhayati Janda Berparas Cantik Di bunuh Dengan 28 Tusukan

Bandung, Binpers.com – Pembunuh Ella Nurhayati masih misterius. Janda berparas cantik berusia 42 tahun itu dibunuh, pada hari Selasa (11/9/18) di kediamannya yang terletak di Kampung Panragajian RT. 3/9 Desa Kayuambon Kecamatan Lembang, Kabupatren Bandung Barat dengan kondisi bersimbah darah

Diketahui, korban tercatat sebagai karyawan BUMN yang bergerak di sektor perbankan di daerah Setiabudi, Kota Bandung. “Jadi, untuk korban ini Ella Nurhayati umur diperkirakan 42 tahun untuk pekerjaan karyawan BUMN,” kata Kapolsek Lembang Dedi Hermayadi.

Jenazahnya dimakamkan Rabu pagi (12/9/18). Kerabat dan juga mantan suaminya Andi (48) terlihat di pemakaman. Namun anak semata wayangnya MA (16) tidak hadir di pemakaman. Anaknya itu yang berkebutuhan khusus orang yang terakhir bersama korban.

Korban pertama kali ditemukan tewas oleh tetangganya bernama Deni Irawan (36) dengan luka 28 tusukan. Jarak di antara rumah korban dan tetangganya tidak terlalu jauh. Sebelum menemukan korban tewas, Deni mendengar suara jeritan anak korban bernama MA (16). “Anak itu minta tolong sambil bilang ibu gogog ibu gogog. Saya kira digigit sama gogog. Pintu dalam keadaan dikunci, saya bilang ambil kuncinya,” ungkap deni.

Rekan kerja Ella, Ani Yuliani mengungkapkan. “Pastilah (kehilangan), temen curhat banget, temen curhat yang baik. murah senyum, ga ada cacat, dan ga pernah ada masalah sama temen,” Papar Ani sambil menangis di pemakaman.

Kasatreskrim Polres Cimahi Niko N. Adiputra mengatakan, ketika kejadian korban berada di rumah bersama anaknya, sehari-hari Ella tinggal seorang diri. Namun jika akhir pekan atau hari libur anak korban kerap berkunjung diantar oleh mantan suaminya.

” Kalau kebiasaan sehari-hari biasanya korban sendiri tapi pas saat kejadian ada dua orang, korban dan anaknya,” ungkap Niko di Mapolres Cimahi, pada hari Rabu (12/9/18). MA (16) ada bersama korban ketika kejadian berlangsung. Dia bersekolah di SLB yang terletak di Kota Cimahi, “(Anak korban) itu butuh perlakuan yang khusus sehingga kami akan lakukan untuk agenda pemeriksaan kejiwaan,” kata Niko.

Hingga saat ini tim Binpers.com masih melakukan penulusuran dan polisi masih memeriksa anak korban. (Nay)

Penulis dan editor di media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment