DPRD Dukung Polres Kotim Ungkap Kejahatan Pencemaran Lingkungan

Sampit, (Kalteng) Binpers.com – Anggota DPRD bersama Pemkab Kotim mendukung Polres Kotim dan jajarannya untuk mengungkap hingga tuntas  kasus kejahatan lingkungan (Pencemaran air sungai oleh Limbah Pabrik Kelapa Sawit) yang baru-baru ini mengakibatkan matinya ikan secara masal di Desa Sebabi Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotim, Provinsi Kalimantan tengah.

Informasi yang berhasil dihimpun oleh tim Binpers.com, bahwa Anggota Komisi II DPRD Kotim Dani Rahman mendesak dan mendukung Polres Kotim untuk mengungkap kasus itu, agar bisa diseret hingga ke meja hijau.

Dani Rakhman meminta agar pelaku pencemaran lingkungan hidup ditindak tegas. Siapapun pelakunya yang menyebabkan pencemaran di sungai mengakibatkan ribuan ikan sungai karena keracunan, harus ditindak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Siapapun pelakunya yang menyebabkan matinya ikan di sungai itu, harus terungkap. Harus diberikan tindakan tegas. Ini merupakan perbuatan keji, karena merusak salah satu sumber mata perncaharaian warga setempat,” kata Dani

Pengusutan terhadap pelaku kejahatan lingkungan selama ini tidak maksimal, sedikit sekali yang bisa diproses hingga ke pengadilan. Padahal, pelaku kejahatan lingkungan tidak menutup kemungkinan dari koorporasi yang ada di wilayah Kotim.

“Apalagi dengan terjadinya pencemaran limbah di sungai, ini sama saja mematikan penduduk kita secara perlahan, karena mereka bergantung di sektor itu,” Ungkapnya.

Dani menambahkan,  menyesalkan atas pernyataan Kepala DLH Kotim Sangul Lumban Gaul yang terlalu dini menyimpulkan bahwa matinya ikan secara masal di Daerah itu dikarenakan racun sejenis Putas padahal  belum dilakukan penelitian  secara objektif.

Sampai saat ini tim Binpers.com masih melakukan penulusuran kepada pihak Polres Kotim yang belum bisa dikonfirmasi terkait apakah sudah ada tersangka yang sudah ditetapkan. (Misnato)

Penulis dan editor di media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment