BANJIR HENTIKAN KEGIATAN BELAJAR DAN MERUSAK SMP 5 WAIRORO HALTENG

HALTENG -BN, Banjir yang menggenangi SMP 5 Kabupaten Halmahera Tengah di Desa Wairoro Maluku Utara bulan lalu, kini menyisakan kerusakan di beberapa titik ruang kelas dan sejumlah ruangan sekolah yang cukup parah.

Proses belajar mengajar pun terganggu, selain becek, sejumlah ruang kelas juga kondisinya sungguh memperhatinkan.

Keramik mulai retak dan beberapa Plafon sekolah yang sudah cukup lama terlihat rusak total.

 

Di sisi lain, akibat tergenang lumpur, para siswa siswi terpaksa belajar memakai mobiler milik Sekolah SMP tetangga belajar di satu ruangan yang sudah di bersihkan.

Warga dan orang tua siswa berharap agar ada perhatian khusus dari pemerintah khususnya dari Dinas pendidikan Halmahera Tengah, karena  banjir dikhawatirkan akan kembali menggenangi kembali sekolah tersebut.

Seperti yang diketahui, di Halmahera Tengah, banjir bandang yang menerjang Desa Wairoro, menyebabkan SMP 5 terendam air setinggi lutut orang dewasa. Seluruh bangunan sekolah, termasuk buku pelajaran dan bangku sekolah ikut terendam sehingga kegiatan belajar-mengajar terpaksa dihentikan.

“Siswa dan guru bergotong-royong membersihkan sisa-sisa lumpur. merusak hektaran tanaman bunga Akibatnya, sebagain tanaman Rusak dan banjir ini terjadi akibat tidak ada tanggul dan pagar sekolah,” ucap Kepsek SMP 5, Babullah Kader S,Pd (MS)

Editor Media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment