BINPERS

Berita Investigasi Nasional

Gubernur Kepri Adakan Imunisasi Measless Rubella Di SDN 001 Sagulung Kota Batam

Batam, Binpers.com, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, secara resmi membuka Program Imunisasi Measless Rubella (MR) di SD Negeri 001 Kecamatan Sagulung, Batam, Rabu (1/8/2018), sekaligus mengawali pelaksanaan imunisasi MR di seluruh Provinsi Kepri sejak 1 Agustus 2018.

Kendati menuai penolakan atas sertifikasi halal dari vaksin tersebut, pemerintah melalui surat edaran Gubernur Kepri nomor: 120/129.a/SET meminta kepada Bupati/ Wali Kota agar mendukung pelaksanaan kampanye dan introduksi imunisasi MR di Kepri tahun 2018.

Dalam program dan pelaksanaan vaksinasi MR pada anak di Kepri, Gubernur Nurdin Basirun menyampaikan optimisme tinggi terhadap imunisasi ini, dengan capaian 95 persen.

“Vaksinasi MR pada anak di Kepri merupakan upaya untuk mewujudkan negara yang maju dengan kualitas sumber daya manusianya (SDM). Kepri akan terus berinvestasi pada SDM yang kuat produktif serta berdaya saing yang handal, kalau kita tidak kemas dari sekarang, bonus kehebatan ini tidak bisa kita manfaatkan nanti,” kata Nurdin.

Selama bulan Agustus, tambah Nurdin, seluruh sekolah dari PAUD hingga SLTA akan diberikan imunisasi, sementara bagi balita dan anak-anak yang belum sekolah diberikan pada bulan September di Posyandu, Puskesmas dan pelayanan masyarakat yang ada di rumah sakit.

Nurdin juga mengatakan, mewujudkan generasi yang cerdas, pintar dan sehat, sudah menjadi komitmen pemerintah. Ia berharap program ini berjalan lancar dan pemerintah akan selalu hadir dalam banyak aktivitas masyarakat.

Selain di Batam, program dan pelaksanaan vaksinasi MR pada anak di Kepri, juga dilaksanakan di Karimun, Bintan, Tanjungpinang. Di Tanjungpinang, pencanangan kampanye imunisasi MR ini dilaksanakan di Sekolah Pelita Nusantara.

Program ini di tandai dengan pelepasan balon ke udara dan sirine dengan semboyan ‘Kita Bisa, Pasti Bisa dan Harus Bisa’. Acara dilanjutkan dengan pemberian vaksin secara langsung kepada 15 anak sebagai tanda dimulainya imunisasi.

Gubernur Nurdin pun ikut memberi imunisasi Di Batam kepada tiga anak. Nurdin tampak hati-hati memberikan alkohol pembersih sebelum anak-anak itu disuntik. Tiga anak yang beruntung itu langsung mendapat hadiah sepeda dari Nurdin.

“Kita harus saling bantu agar anak-anak Kepri tumbuh sehat. Ekonomi akan terus membaik, SDM harus semakin handal, tinggal kita sambut kejayaan Kepri bersama-sama,” ungkap Nurdin.

Selain di Batam, pelaksanaan imunisasi MR pada anak-anak di Kepri juga dilaksanakan Wakil Gubernur Provinsi Kepri di SDN 003 Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Rabu (1/8/2018).

Hal senada pun dikatakan oleh Wakil Gubernur Kepri, Isdianto, bahwa imunisasi MR bertujuan untuk menjaga agar para generasi bangsa dapat tumbuh sehat dan terbebas dari cacat fisik. Serta menjaga ibu hamil agar para ibu hamil tidak mengalami keguguran di usia hamil muda atau kemudian lahir dengan keturunan yang cacat.

“Dengan imunisasi MR ini diharapkan generasi Indonesia nantinya akan memiliki generasi yang sehat secara jasmani dan rohani dan bisa meneruskan pembangunan,” ujar Isidanto pada Kampanye Imunisasi Measless Rubella di SDN 03 Bintan Timur, Kabupaten Bintan.

Isidanto juga mengajak semua pihak, agar mendukung dan dapat menyukseskan imunisasi Measless Rubella pada anak-anak di Kepri. “Ini adalah program masa depan bangsa kita agar memiliki generasi yang cerdas serta sehat secara jasmani dan rohani,” kata Isdianto.

Selain imunisasi campak dan rubella, Isidanto juga menghimbau agar masyarakat mendukung program-program lain yang bertujuan untuk membangun daerah, dalam kesempatan itu, Isidianto juga mengukuhkan Komite Daerah Pengkajian dan Penanggulangan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi MR. Kepada pengurus komite yang baru dikukuhkan Isidanto meminta, agar bisa menjalankan amanah sesuai tupoksinya masing-masing.
Saya yakin dan percaya kawan-kawan yang baru dikukuhkan tadi memiliki semangat untuk mensukseskan program ini. Lakukan kerja sesuai dengan tupoksi,” kata Isdianto.
Sementara itu, Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam mengatakan, virus campak dan rubella sangat menular dan dapat menimbulkan kecacatan dan kematian, oleh karena itu, imunisasi ini penting karena siapapun tidak ingin generasi ke depan menjadi generasi yang cacat. Kita tidak mau ibu-ibu yang hamil menjadi keguguran atau lahir cacat, Anak-anak berusia 9 bulan sampai 15 tahun wajib mengikutinya imunisasi Measles Rubella. Dan meminta pada masyarakat agar membantu menyampikan dan kampanyekan kepada masyarakat ” kata Dalmasri.
Walauapun sempat ada yang protes terkait imunisasi MR ini, namun Pemkab Bintan, kata Dalmasri tetap melaksanakannya, karena ada arahan dari Presiden atau Gubernur untuk tidak menghentikan program ini, kita di daerah bekerja berdasarkan arahan pusat Maka kita yakin, untuk melanjutkan dan mensukseskan program ini,” terangnya. (Hasmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *