BINPERS

Berita Investigasi Nasional

Pekerja Pertamina Balongan Indramayu Ancam Mogok Kerja

Indramayu-Binpers.Com, Serikat Pekerja Pertamina Bersatu Balongan (SP PBB) ancam mogok kerja nasional jika aspirasi mereka tida di dengar pemerintah, hal itu di sampaikan saat melakukan aksi di mana mereka bekerja yaitu di Gate 3 Pintu masuk kilang RU VI Balongan, Rabu (11/07/ 2018).

Orasi damai pekerja Pertamina Balongan dilakukan kurang lebih 550 pekerja yang di ketuai oleh Tri Wahyudi, dalam aksinya mereka menolak secara tegas Akuisisi PT Pertamina Gas ( PETRA GAS ) oleh PT Perusahaan Gas Negara (PGN ).

Menurut Tri Wahyudi, KalAU Petra Gas di Ambil oleh Perusahaan Negara (PGN), di duga akan terjadi Korupsi secara Berjemaah yang dilakukan oleh para oknum pejabat Negara.

“Hal ini sudah berjalan, Jelas dong Kami Marah, karena Petra Gas Perusahaan yang mempunyai laba besar dan sehat, tetapi oleh Menteri BUMN dalam pembentukan Holding minyak dan Gas (MIGAS) di masukan ke anak perusahaan PGN,”ungkapnya.

Tri Wahyudi mengatakan, jika Aksi ini tidak di dengar oleh Pemerintah maka seluruh pekerja Pertamina akan melakukan mogok kerja secara nasional, Aksi saat ini baru di ikuti oleh 50% Pekerja Pertamina yang ada di pertamina Balongan karena mengingat, pertimbangan pertimbangan, produksi BBM tetap berjalan untuk suplai Jakarta dan Jawa Barat, karena RU VI merupakan suplaiyer utama Jakarta dan Jawa Barat.

Namun apabila Pemerintah mendengar aksi ini dan segera mencabut aturan yaitu Petra Gas kembali tidak lagi menjadi anak perusahaan Gas Negara (PGN), maka mereka akan bekerja sebagaimana mestinya.

“karena kami menganggap aturan itu tidak menguntungkan buat Petra Gas. tetapi sebaliknya kalo pemerintah tidak menanggapi Aksi dan orasi kami, maka kami akan masuk hubungan industri dan melakukan mogok kerja Nasional, ini bukti betapa solidnya dan bersatunya pekerja pertamina di seluruh Indonesia,” tegasTri.

Dampak dari mogok kerja Nasional pekerja Pertamina, maka kelangkaan BBM sudah pasti akan terjadi di seluruh Indonesia, sehingga akan melumpuhkan segala bentuk bisnis yang menggunakan BBM akan terhenti di seluruh Indonesia.

“Kelangkaan Premium saja sudah sangat berpengaruh dan Pertamina sudah mendapat kecaman dari masyarakat apa lagi jika kami bergerak dan mengerahkan seluruh pekerja Pertamina di Indonesia untuk STOP Produksi,”Ucap Tri Wahyudi. ( WRC Indramayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *