Obi dalam kacamata Jurnalis

Kep. Obi-binpers.com, Adalah sebuah hal aneh, ketika di daerah sendiri tidak mendapat perhatian, sementara di tingkat pusat telah menjadi tajuk utama pemberitaan di tabloid nasional.

Ya itulah Obi, tepat nya di Desa Kawasi, kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan

Itu artinya baik pemerintah kabupaten maupun Provinsi belum memiliki niat baik untuk mengawal ini semua yang merupakan domain mereka sebagai pemerintah Daerah. Tidak heran jika melihat Obi dalam konteks pengelolaan pertambangan yang tumbuh subur disana belum sepenuhnya bisa menjamin hak2 desa dalam hal ini adalah kesejahteraan masyarakat desa lingkar tambang.

Informasi yang dihimpun wartawan binpers dalam kunjungan nya menuturkan bahwa kawasi sebagai satu2 nya Desa lingkar tambang yang ada di Obi sangatlah jauh dari kata sejahtra,

Hal ini diakuinya ketika berbincang dengan pemerintah desa disana, ironisnya Pemerintah desa mengakui pernah mengajukan bantuan pengadaan satu unit tiang bendera agar di pasang di kantor desa, namun untuk sekelas tiang bendera saja itupun menurut pihak management komdef/CSR perusahan tambang tsb harus menunggu pihaknya mendapat persetujuan kantor pusat yang bertempat di Jakarta, dan sampai saat ini harapan untuk satu unit tiang bendera itu pun tidak pernah kelihatan.

Lain halnya dengan keluhan masyarakat desa kawasi, sebagai masyarakat desa mereka mengakui bahwa soal ketimpangan sosial adalah menjadi hal serius yang ada di sana, selain itu juga soal Listrik, kondisi jalan di desa, sampah yang terus berserakan, dan beberapa masalah lainnya yang tidak terakomodir dengan baik hingga saat ini.

Dalam kesempatan lain beberapa pemuda desa kawasi juga menuturkan masalah yang tak kalah pentingnya yaitu soal Limbah, yang tidak lain penyebabnya adalah perusahan Nikel yang tengah beroperasi saat ini. Dalam pengakuan nya meraka menyebut perusahan yang telah bercokol kurang lebih 11 tahun itu telah merubah wajah kawasi saat ini menjadi sebuah kawasan industri yang gersang dan kotor.

Jadi sampai kapan Pemerintah Daerah ini akan serius dalam menjalankan tupoksi nya dalam mengelola hajat hidup warga di Obi, dan Maluku Utara pada umumnya. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *