BINPERS

Berita Investigasi Nasional

Ganti Rugi Lahan Pelebaran Jalan Di Kema 3 Minut Diduga Beraroma Konspirasi

Minut (SulutGo)-binpers.com, Program pelebaran jalan di desa Kema 3 Minahasa Utara diduga telah terjadi main mata antara aparat desa dan pemerintah kabupaten.

Dari pengakuan salah satu narasumber sekaligus pemilik tanah yang terkena dampak pelebaran jalan yang berhasil diwawancara wartawan Berita Investigasi Nasional pada hari Selasa (31/7/2018),  hingga sekarang ganti rugi tak pernah terselesaikan sejak tahun 2015 dan tidak ada kejelasan sama sekali.

“Kami ada 13 KK yang tanahnya terkena pelebaran jalan di desa Kema 3 pada akhir tahun 2015 yang lalu, namun tidak ada kejelasan untuk penyelesaian pembayaran ganti rugi tanah kami dari pihak pemerintah sampai sekarang ini,” ungkapnya.

Mereka pun telah melakukan demo mendatangi  kantor DPR dan kantor Bupati, namun semua itu sia sia saja. “ Bahkan kami telah berupaya kepada hukum tua atau lurah pada waktu itu (sekarang sudah meninggal), hukum tua menyampaikan katanya hukum tua takut dan tak berani karena diancam dari atasannya, namun hukum tua tak berani mengatakan siapa atasan yang dimaksud yang mengancamnya tersebut.

Begitu pula dengan hukum tua yang sekarang ini menjabat, beliau hanya pasrah kepada masyarakat saja dan  takut kepada atasannya. Hal tersebut terkesan  ada “kongkalikong” di tingkat aparat pemerintah.

Hingga berita ini diturunkan, hukum tua kema 3, Rasyid Yahya belum dapat dikonfirmasi karena sedang mengikuti acara pelepasan jamaah haji sampai pukul 16.30 wita. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *