BINPERS

Berita Investigasi Nasional

30 Sanggar Seni Ikut Ramaikan PIFAF 2018

POLMAN (SULBAR)-binpers.com, Dalam acara yang diselenggarakan oleh kegiatan Polewali Mandar International Folk And Art Festival (PIFAF) tahun 2018 di arena Sport Center Polewali Mandar provinsi Sulbar, yang diikuti 7 negara, yakni Kroasia, Polandia, Thailand, Chinese Taipe, Mexico, Latvia dan Indonesia sendiri, digelar mulai tanggal 1 sampai dengan 6 Agustus 2018. Sedikitnya 30 Sanggar Seni di Polewali Mandar telah menyatakan siap tampil dipanggung utama.

Berdasarkan data dari panpel PIFAF 2018, sanggar Seni yang tampil melakukan atraksi dalam mewarnai pegelaran Seni dan Budaya pada pelaksanaan PIFAF 2018, ialah rumah Budaya Madatte ART, Ladang Tari Labada, Daun Manea Formasi music, YMYLK/Quo Vadis, sanggar Tie-Tie, sanggar Tarring Sandeq, Lingkaran Musik Uwake, Sekola Paqbanua, sanggar Dance Creatif, sanggar Sipatoo Mammesa, Kumunitas sureq Bolong, Todikustik ART Polewali,  Band Musik Tinambung, Divisi Musik Kosaster Sii Unasman Polewali Mandar, UKM (Tari), Pandorang Unsulbar, Komunitas Kakanna Balanipa, sanggar Pattae Mammesa, Komunitas Pencak Silat Arkas Amani Alu dan sanggar Seni Bura’Lembong, Group Rebbana Siamasei La’mase, Teater Flamboyang Mandar Tinambung dan Gesek Community Tinambung.

Sanggar seni itu bergabung setiap malam bersama dengan penampilan peserta PIFAF 2018 dari Mancanegara, kegiatan sanggar seni tersebut menurut Sekretaris Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Mustari Mula Tammaga, S.Sos, M.A.P, karena waktunya sangat terbatas sehingga lebih cenderung diprioritaskan sanggar seni lokal ( Polman red), tetapi sudah ada beberapa Kabupaten di Provinsi Sulbar telah menyatakan bersedia ikut berpartisipasi dalam festival bertaraf Internasional.

Sehingga panitia PIFAF 2018 mengatur sedemikian rupa, bahwa setiap malam ditampilkan hanya delapan group, terdiri dari Tiga group kesenian kemudian dari tamu mancanegara dan Lima group kesenian local, durasi diberikan para peserta dalam melakukan atraksi seni itu juga diatur sedemikian rupa, hanya 10 sampai 15 menit dalam masa persiapan pengaturan panggung.

Apalagi untuk  malam  pertama, tambah Mustari Mula, delegasi dari enam mancanegara belum tampil lantaran masih mengikuti acara Wilcome dinner di pendopo rujab Bupaten Polewali Mandar tetapi pada malam penutupan , seluruh Negara peserta PIFAF 2018, akan tampil dipanggung utama Sport Center Polman.

“Jumlah Group kesenian binaan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Polewali Mandar sebanyak 57 Group kesenian termasuk sanggar seni binaan sekolah dan sanggar seni tradisional dan ikut meramaikan sebanyak 30 sanggar seni,” ungkap Mustari Mula.

Adanya kegiatan festival bertaraf dunia ini, berarti memberi peluang bagi pengelola sanggar Seni di Polewali Mandar untuk berbenah diri dengan menampilkan atraksi berkualitas sebagai bentuk untuk mendukung pemkab Polewali Mandar dalam melakukan promosi wisata ke mancanegara melalui pentas pagelaran seni budaya lokal yang merupakan asset bangsa di daerah ini. (Andi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *