BINPERS

Berita Investigasi Nasional

Diduga Jalan Hotmix Bengkalis – Bantan Abaikan Kualitas Dan Quantitas

Bengkalis (Riau)-Binpers.com,  Sangat disesalkan  baru siap dikerjakan tahun 2017 lalu Jalan poros Aspal Hotmix yang dikerjakan oleh PT. SINAR PUTRA SEJATI dengan Sub Kontraktor Ruby Handoko alias Akok udah retak-retak dan terlihat tanda-tanda mulai hancur, demikian pantauan tim awak media, Senin (16/07/2018).

Pekerjaan yang bersumber dari dana APBD Bengkalis 2017 lalu dikerjakan oleh PT.SINAR PUTRA SEJATI dengan anggaran sebesar Rp. 8.87 milyar dengan Konsultan Pengawas PT.CALVINDAM JAYA EC terlihat pekerjaannya diduga asal jadi terlihat mulai dari titik sta. 0.+00 simpang empat senggoro menuju kantor  kodim 0303 Bengkalis aspal Hotmix tersebut retak-retak dan patah.

Menurut pantauan di lapangan oleh awak media sampai saat ini setelah berakhirnya kontrak kerja yang lalu seluruh, pekerjaan di dinas PU Bengkalis termasuk pekerjaan aspal hotmix ini tidak ada pemeliharaan yang di lakukan oleh rekanan terbukti pekerjaan yang retak-retak belum di perbaiki sama sekali.

Hal ini sangat bertentangan dengan pepres No.5/2014 tentang pengadaan barang dan jasa milik pemerintah.

Ketegasan dari PA/KPA/PPTK kepada rekanan kontraktor maupun konsultan pengawas kurang maksimal dan bahkan sering hanya menerima laporan progres pekerjaan dari konsultan lewat via HP tanpa peninjauan secara berkala apakah pekerjaan tersebut sudah sesuai atau sudah mengacu dalam spesifikasi teknis dan dokumen yang direncanakan.

Seringkali komplek nya pemasalahan di lapangan di sebabkan tupoksi stoke holders masing-masing kurang maksimal dalam pembahasan permasalahan yang terjadi dalam suatu persoalan apabila ada kendala dilapangan.

Sehingga rentan terhadap dugaan terjadinya  pelanggaran maupun permainan dalam teknis pekerjaan ataupun mengurangi volume, yang berakibat kualitas maupun kuantitas pada pekerjaan tersebut berkurang.

Kalau begini sistim kerja stoke holders sudah barang tentu hasil pekerjaan tidak memuaskan dan belum sampai satu tahun sudah rusak (retak-retak). Seperti hal nya pada pekerjaan aspal Hotmix Bengkalis-Bantan ini.

Berdasarkan pemantauan Tim awak media dan LSM kelokasi terlihat kualitas pekerjaan aspal HOTMIX yang di kerjakan oleh rekanan kurang bagus mutu maupun kualitas nya,keretakan panjang terjadi disejumlah titik.

Bilamana suatu pekerjaan tidak sesuai atau melenceng dari spesifikasi teknis yang tertera dalam (BOQ) maupun gambar rencana kerja,pasti akan mengakibatkan kegagalan suatu kontruksi.

Menurut pantauan dilapangan dari Wakil Ketua DPD LSM KPK Kab.Bengkalis Ramadhan yang akrab disapa Deni mengatakan Jalan Hotmix yang baru beberapa bulan selesai  di kerjakan akhir 2017 lalu sudah retak-retak disejumlah titik Sta.

“Kenapa jalan yang retak-retak sampai saat ini tidak dilakukan perbaikan sebagaimana tanggung jawab dari rekanan sedangkan waktu pemeliharaan mereka masih ada waktu itu,”ungkap Deni.

Tambahnya lagi apa yang dikerjakan konsultan pengawas dilapangan sehingga jalan yang baru seumur jagung sudah mulai nampak hancur.

Kalau sudah demikian patut dipertanyakan dokumen monotoring pengawasan dilapangan,apakah mereka sudah mempunyai data mulai Jobmix AMP dipabrik sampai dengan dilapangan, apakah suhu maupun kualitas campuran bahan materialnya sudah sesuai yang dipersyaratkan dalam teknis pekerjaan tersebut, Jika tidak, kuat dugaan ada bermain mata antara mereka.

Lanjut Deni mengatakan pada awak media ini,  mana tupoksi konsultan pengawas yang di percaya dinas untuk mengawasi pekerjaan tersebut dan mereka di bayar oleh dinas memakai uang Negara apalagi mereka itu orang teknis yang memahami teknis penyebab dari keretakan jalan Hotmix tersebut.

Menurut masyarakat sekitar yang tidak mau namanya disebut mengatakan, ada dalam waktu pelaksanaanya yang dikerjakan rekanan cuaca dalam keadaan hujan gerimis, namun tidak distop oleh Konsultan nya, mungkin mereka tidak berada ditempat,ditambah lagi waktu pemadatan atau penggilingan dengan memakai wales pada aspal Hotmix hanya 5 atau 6 kali pusingan saja terlibat hasil hotmix tersebut agak kasar,jelasnya.

Sampai berita ini dirilis,awak media belum bisa untuk konfirmasi,PPK belum bisa untuk dihubungi sedangkan Plt.Kadis Tajul Mudaris maupun H.Ngawidi selaku KPA belum bisa dihubungi karena sudah dimutasi kedinas lain.***za-tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *