BINPERS

Berita Investigasi Nasional

Polres Tulang Bawang Terapkan Batas Hiburan Organ Tunggal….!! Ini Isi Kesepakatan Bersamanya

Lampung-Binpers.com,  Kepolisian Resor (Polres) Tulang Bawang membuat kesepakatan bersama tentang peraturan batas kegiatan hiburan masyarakat di malam  hari, Rabu  (25/7/2018) pukul 10.15 WIB yang bertempat di GSG (gedung serba guna) Wira Satya Mapolres Tulang Bawang bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan para pemilik pengusaha organ tunggal.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Tulang Bawang, Kompol Djoni Aripin, S.Sos, MM bersama Asisten I Pemkab Tulang Bawang, Dr. Drs. Akhmad Suharyo, M.Si dan Asisten I Pemkab Tulang Bawang Barat, Agus Subagiyo, S.Sos.  dan ikut serta hadir Dandim 0426 yang diwakili Kasdim, Dandim 0412 Lampung Utara yang diwakili oleh Danramil,Kabag Kesbangpol,Kasat Pol PP, Ketua Abdesi, Ketua MUI, Ketua FPI, Ketua FKUB,Ketua Muhammadiyah,Tokoh Masyarakat, Kanit Binmas Polsek Tulang Bawang dan Tulang Bawang Barat.

Wakapolres dalam sambutannya mengatakan, dibuatnya tujuan kesepakatan ini adalah agar kita sama-sama bisa mengontrol dan mengawasi kegiatan masyarakat, terutama kegiatan hiburan yang dilaksanakan pada malam hari.

“Sehingga tidak ada lagi celah bagi para pelaku peredaran gelap narkotika, untuk melancarkan aksinya dan mencegah terjadinya perjudian serta penjualan miras (minuman keras) di tempat orang hajatan,” ujar Kompol Djoni.

Wakapolres menambahkan, ada lima poin yang menjadi kesepakatan yang dibuat hari ini dan kiranya bisa ditaati oleh semua pihak, terutama seluruh warga masyarakat yang ada di Kabupaten Tulang Bawang dan Tulang Bawang Barat, diantaranya adalah :

  1. Batas waktu kegiatan adalah pukul 18.00 WIB dan dapat dilanjutkan sampai pukul 21.00 WIB dengan menggunakan lagu-lagu kearifan lokal.
  2. Kegiatan yang mendapatkan pengecualian adalah kegiatan yang bersifat budaya adat tradisional / klasik dan bersifat religius.
  3. Dilarang menyajikan miras / narkoba, dilarang dengan nada disco / tarian yang bertentangan dengan keperibadian bangsa indonesia, dilarang mengadakan sambutan bersifat politik dan mengadakan perjudian dalam bentuk apapun.
  4. Bilamana terdapat penyimpangan atau pelanggaran terhadap ketentuan dalam surat ini, kami yang bertanda tangan dalam kesepakatan wajib menegur, menghimbau dan mengingatkan tuan rumah untuk dapat dibubarkan acaranya.
  5. Akan dibentuk tim terpadu pengawas kegiatan di malam hari.

Adapun tugas dari tim terpadu yaitu mensosialisasikan kesepakatan tersebut, berkumpul dan berkoordinasi di polsek setempat.  apabila ada kegiatan masyarakat yang telah melewati batas waktu yang sudah ditetapkan dan menghimbau agar kegiatan tersebut dibubarkan dan berperan aktif secara persuasif untuk menghimbau / membubarkan kegiatan masyarakat (hiburan orgen tunggal) yang melebihi batas waktu di malam hari.  (Akhiffullah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *