Pra Peradilan Cai Fung Ditolak Hakim

Batam-binpers.com, Eksepsi Cai Fung Alias Afung (Staff Accounting dan HRD PT. Laut Mas) pada kasus penggelapan yang kini membelitnya hingga harus berurusan dengan hukum, ditolak Hakim pada persidangannya, Senin (2/07/2018).

Berdasarkan dakwaan JPU, penggelapan tersebut terjadi di PT. Laut Mas Cabang Batam pada tanggal 01 Januari 2014 sampai dengan tanggal 31 Desember 2017.

Terdakwa Cai Fung Alias Afung selaku Accounting dan HRD pada PT. Laut Mas telah melakukan beberapa perbuatan yang ada hubungannya sedemikian rupa sehingga harus dipandang sebagai satu perbuatan berlanjut, dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat ataupun serangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 378 KUHPidana Jo Pasal 64 Ayat (1) KUHPidana.

Penasehat Hukum terdakwa merasa sedikit kesal karena permintaan penangguhan penahanan hingga saat ini belum pernah ada tanggapan dari pihak pengadilan.

Pra peradilan yang di lakukan oleh Cai Fung yang ditolak oleh hakim di Pengadilan Negeri Batam menurutnya sangat tidak beralasan. Pasalnya pihak hakim mengatakan ditolaknya pra peradilan tersebut karena perkaranya sudah deregister.

“Padahal menurut berdasarkan Kuhap (kitab hukum acara pidana) yang terdapat reperensi pada putusan MK dengan putusan MK nomor 102/PUU-XIII/2015 mengatakan ketika perkara sudah mulai maka pra peradilan tidak boleh lagi, bukan saat di register,”tegas Amir Lubis.

Hakim memerintahkan JPU untuk melanjutkan pembacaan dan pemeriksaan saksi dan terdakwa pada sidang selanjutnya. (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *