BINPERS.COM

Berita Investigasi Nasional

Program Pembangunan Jembatan Dan Jalan Bermasalah, Kades Pinamula Lama Di Minta Mundur Dari Jabatan

TOLITOLI-BN, Program Peningkatan Jalan Kantong Produksi yang di paketkan dengan pembangunan jemabatan di Desa Pinamula Lama bermasalah.

Pembangunan yang menelan Anggaran Rp450 juta tersebut diduga di Mark Up sehingga sampai dengan April 2018 program tersebut baru mencapai 40 %.

Kepala Desa Pina Mula Lama  Sapri Tl Pela menepis tudingan bahwa dirinya yang telah melakukan perubahan anggaran. “Saya tidak pernah mengambil anggaran tersebut bahkan pernovember kemarin saya sudah melunasi kepada pihak rekanan hanya saja mereka yang agak lambat dalam melakukan pekerjaan tersebut,”ungkap Kades.

Sejak awal pekerjaan proyek pembangunan jalan dan jemabatan tersebut sudah bermasalah karena menurut keterangan salah satu warga yang kebetulan di tunjuk sebagai Ketua Tim Pelaksana Kegiatan yang enggan di sebut namanya mengungkapkan. dirinya tidak pernah dilibatkan.

“Saya baru tau kalau proyek ini ternyata sudah jalan nanti setelah ada kegiatan  penimbunan di lokasi tersebut sehingga saya merasa keberatan kenapa saya ditunjuk menjadi TPK jika tidak dipungsikan,” ujarnya.

Di tempat yang berbeda kontraktor CV. Pogogul memilih diam dengan hal ini hanya saja pihaknya akan berjanji untuk dapat menyelesaikan sebelum ahir 2018 jika Kepala Desa sudah melakukan pelunasan secara keseluruhan dari Pagu Anggaran yang di sepakati.

Ini jelas telah merugikan keuangan negara yang di anggarkan melalui anggaran dana desa karena seharusnya pekerjaan ini sudah selesai pada ahir Desember 2017 atau paling lambat bulan Maret 2018. Tapi nyatanya saat ini per april 2018 pekerjaan baru mencapai 40 %.

Andi, salah satu tokoh masyarakat mengunggkapkan bahwa hal ini harus segera di tindak lanjuti oleh pihak yang berwenang  sehingga kejadian seperti ini tidak terulang lagi mengingat banyaknya kejadian yang dilakukan oleh para pemerintah desa dalam hal pengelolaan keuangan di desa, apalagi sudah sangat jelas muatan pelanggaranya sehingga pihak yang berwajib bisa segera menindak. (Edi/Rano)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *