Proyek TPA di Lingkungan Masjid Alhadi diduga bermasalah

Sampit-Kalteng-Binpers.com, Proyek pembangunan TPA dilingkungan Masjid Alhadi Kota Sampit diduga kuat  bermasalah, hal ini perlu ditelisik serta dipertanyakan.

Informasi yang berhasil dihimpun oleh Wartawan Berita Investigasi Nasional binpers.com bahwa proyek bangunan ini dikerjakan oleh CV.BORNEO KARYA BERSAMA (CV.BKB) tahun anggaran 2017 dengan dana Empat ratus juta keatas.

Menurut Audy Valent Ketua Forbes Kotawaringin Timur (Kotim),” Proyek itu perlu ditelisik dan dipertanyakan, pasalnya dengan dana sebesar itu masa bangunan seperti itu saja, rasa tidak pantas dan ini perlu kita pantau,” Ujar Audy.

“ Menurut pengamatan dan analisa  kita fisik bangunan semacam itu paling banter menggunakan dana maksimal 200 juta saja hal ini diduga kuat ada indikasi Mar up “  ungkap Audy.

“ Permasalahan ini akan kita pantau dan akan kita laporkan kepihak terkait agar turun untuk melakukan pengecekan hasil kinerja Kontraktor yang diduga nakal ini,” tegas Audy.

Menurut Isna yang mengaku sebagai Kontraktor proyek ini ketika dihubungi melalui telpon seluler Selasa 29/05/2018 malam, “ Kami ini sebagai Kontraktor hanya mengerjakan saja, itu dana dari proyek PU provinsi (Multiyears) sebenar nya,  ada lanjutan nya lagi  untuk bangunan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA),” Ujar Isna

“Kalo mau jujur justru kami yang malah menombok, karena segala pengurukan itu tidak sesuai , harusnya itukan pakai alat, namun tertera didrafnya hanya pakai manual tidak menggunakan alat, karena lokasi itu tidak bisa dikerjakan pakai manual terpaksa kami pakai alat, tidak ada yang dirugikan semuanya berimbang saja” jelas Isna.

Diakui oleh Isna bahwa,” Proyek ini dibangunan menggunakan dana rasanya Rp.480 juta kalo tidak salah kurang lebih Rp. 500 ratus juta dari anggaran Proyek PU Provensi (Multiyears) tahun anggaran 2017” Pengakuan  Isna.

“Kami masih berupaya menunggu lanjutannya, menurut informasi masih belum dibahas jar di provinsi,” Tutup Isna.

Sampai berita ini kami terbitkan Pihak terkait dalam hal ini PU Provinsi Kalimantan Tengah belum bisa dikonfirmasi ( Penulis Misnato )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *