Guru Di Majene Tidak Mendapatkan TPP ?

MAJENE, SULBAR (binpers.com), Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus guru di Kabupaten Majene provinsi Sulbar mulai ditiadakan dengan alasan karena guru dinilai telah mendapat tunjangan khusus berupa sertifikasi diluar gaji pokok.

Atas kebijakan diterapkan pekab Majene itu, membuat Ikatan Guru Indonesia Majene beraksi dan mempertanyakan tentang kebijakan pemkab Majene, padahal guru juga memiliki hak yang sama dengan ASN lainnya di negeri ini.

Ketua IGI Majene, Idham Sirunna menilai adanya kebijakan pemkab rencangan regulasi berupa peraturan Bupati Majene tentang pemberian Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) dalam lingkup pemkab Majene tidak mengakomodir guru bersama ASN di unit kerja Badan Layanan Umum Daerah ( BLUD), yang sebelumnya Rumah Sakit Umu Daerah Majene sehingga keijakan itu dianggap menyalahi ketentuan hak-hak sebagai ASN karena pembayaran TPP harus mencakup semua ASN.

Menurut Idham, pemberian TPP bagi seluruh ASN itu sudah berlaku di beberpa daerah termasuk Sulsel, tetapi di kabupaten Majene ada pengecualian sehingga patut dipertanyakan dan diperjuangkan hak-hak garu untuk mendapatkan TPP dan harusnya pemberian TPP tidak ada pengecualian dari pemerintah agar para guru lebih berkonsentrasi untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan di daerah ini sebagai ikon pendidikan di provinsi Sulbar.

Menyikapi fenomena ini, pihak IGI Majene akan menemui DPRD Majene untuk menyampaikan pernyataan sikap secara resmi, bahkan akan melakukan dialog dengan pemkab Majene termasuk akan mendesak pemprov Sulbar untuk mengakomodir bagi guru untu mendapatkan TPP bersama ASN lainnya.

Kasubid Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Langsung BPKAD Majene, Hasri A.Hamid kepada sejumlah Jurnalis mengatakan, TPP bagi guru berdasarkan rencangan Perbup tidak diakomodir karena guru telah menerima tunjangan khusus berupa dana sertifikasi selain gaji pokok.

Demikian pula bagi ASN di unit Badan Layanan Umum Daerah ( BLUD) atau sebelumnya Rumah Sakit Umum Daerah Majene karena telah menerima penghasilan tambahan dari jasa pelayanan.

Jumlah ASN di Majene berdasarkan slip gaji per Maret 2018 mencapai 4.672 orang sementara mendapat TPP berjumlah 2.589 orang dan 1.930 diantaranya merupakan tenaga pendidik sedangkan 187 lainnya bertugas di Badan Layanan Umum Daerah ( BLUD) atau Rumah sakit Umum Daerah Majene. (Andira Mordani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *