BINPERS

Berita Investigasi Nasional

Berkas Perkara Penembakan Warga Pulau Karaka Segera Masuk PN Kota Timika

TIMIKA-BN, Kejaksaan Negeri (Kejari) Mimika telah menerima berkas perkara penembakan terhadap EmakulataEmakuparo, warga Pulau Karaka, Kampung Amamapare, Distrik Mimika Timur dari pihak kepolisian pada Senin (7/5) lalu.

Data yang dihimpun wrtawan, Rabu (16/5) kemarin menyebutkan bahwa penyidik Polda Papua dan penyidik Satreskrim Polres Mimika telah menyerahkan tersangka yang merupakan oknum anggota Polri berpangkat Ipda ke Kejari Mimika, setelah berkas dinyatakan lengkap oleh Kejari Mimika.

Yang mana proses penyerahan tersangka dan barang bukti ke Kejari Mimika diawali dengan pemeriksaan terhadap kesehatan tersangka di Klinik Tribrata, dan selanjutnya tim penyidik gabungan Reskrim Polda Papua dan Polres Mimika kemudian membawa tersangka ke Kejari Mimika untuk diserahkan guna proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Mimika, Alex Sumarna, SH MH yang dikonfirmasi wrtawan kemarin mengatakan untuk tersangka dan barang bukti saat ini sudah diterima pihak Kejari. “Untuk perkara yang di Pulau Karaka, sudah tahap dua itu,”singkatnya.

Selanjutnya kata Alex Sumarna untuk berkas perkara tersebut, dalam waktu dekat ini akan segera di limpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Kota Timika untuk di sidangkan.

“Berkasnya belum kita limpahkan ke Pengadilan, karena tim Jaksa Penuntut Umum masih mempersiapkan berkas administrasinnya. Yang jelas sudah tahap dua, dan secepatnya kita limpahkan,”tukasnya.

Untuk diketahui bahwa EmakulataEmakuparo, warga Pulau Karaka, Kampung Amamapareini,meninggal dunia akibat diduga tertembak saat terjadi aksi keributan di CargoDock-Porsite PTFI, Sabtu (3/2) lalu.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Caritas, namun pada akhirnya meninggal dunia. Kemudian keluarga dan kerabat korban yang tidak terima dengan kematian almarhuma, lalu membawa jenasah korban untuk disemayamkan di gedung DPRD Mimika.

Selain itu pula mereka melakukan pemalangan ruas Jalan Cenderawasih tepatnya didepan gedung DPRD Mimika, dengan membakar ban bekas. Dan atas koordinasi para tokoh, pihak keamanan dan keluarga korban, maka jenasah korban kemudian dilakukan otopsi di RSMM Caritas guna keperluan penyidikan kasus tersebut. (Smm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *