Ancaman Bahaya Narkoba Dilingkungan Pelajar

Ditulis Oleh :
Izhar (guru SDN 33 Bengkalis)

BENGKALIS (RIAU)-binpers.con,  Sekarang ini Narkoba sudah merambah disetiap kalangan masyarakat Indonesia tidak luput di lingkungan sekolah dan pelajar. Dimedia Elektronik, cetak dan online diberitakan perdagangan Narkoba lintas antar negara, pabrik Narkoba pengedar dan pemakai ditangkap oleh aparat penegak hukum kita. Sudah banyak dipenjara maupun di hukum mati.

Narkoba bukanlah menjadi tanggung jawab sepenuhnya aparat penegak hukum kita,ini merupakan tanggung jawab kita bersama untuk menyelamatkan anak bangsa yang merupakan calon pemimpin bangsa agar terhindar dari pengaruh Narkoba.

Pelajar sangat rentan terhadap pengaruh Narkoba,karena jaringan ini akan melakukan bermacam modus agar bisa menyusup kedunia pendidikan tanah air,karena perkembangan seseorang dalam masa anak-anak dan remaja akan membentuk perkembangan diri orang tersebut dimasa dewasa.Karena itulah bila masa anak-anak dan remaja rusak karena Narkoba, maka suram atau bahkan hancurlah masa depannya yang merupakan generasi penerus pemimpin bangsa.

Disaat masa remaja, justru keinginan untuk mencoba-coba, mengikuti trend dan gaya hidup serta bersenang-senang besar sekali,walaupun semua kencenderungan itu wajar-wajar saja akan tetapi hal itu bisa juga memudahkan pelajar yang udah masuk remaja untuk terdorong menyalahgunakan Narkoba.

Jika sudah demikian akan timbul penularan HIV/AIDS  dikalangan pelajar atau remaja yang disebabkan dari pemakaian Narkoba lewat  dari jarum suntik secara bergantian  dan lainnya.inilah menjadi ke kwatiran kita bersama terhadap siswa-siswi disekolah yang rentan terhadap penyalahgunaan narkoba.

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat-obatan terlarang.Sementara Nafza merupakan singkatan dari narkotika, alkohol dan zat  adiktif lainnya (obat-obat terlarang, berbahaya yang mengakibatkan  seseorang mempunyai ketergantungan  terhadap obat-obat tersebut).

Ketergantungan obat dapat diartikan sebagai keadaan yang mendorong  seseorang untuk mengkosumsi obat-obat terlarang secara berulang-ulang atau berkesinambingan apabila tidak melakukannya dia merasa ketagihan (sakau) yang mengakibatkan perasaan tidak nyaman bahkan perasaan sakit yang sangat pada tubuh.

Narkoba adalah obat, bahan dan zat bukan makanan yang jika diminum,dihisap,dihirip,ditelan atau disuntik berpengaruh pada kerja otak, akibatnya kerja otak berubah dan begitu juga fungsi vital organ lain seperti jantung,peredaran darah,pernapasan lain.

Sasaran dari penyebaran Narkoba ini  adalah kaum muda atau remaja. Kalau diratakan usia sasaran narkoba ini adalah usia pelajar, yaitu berkisar umur 11  sampai 24 tahun. Hal tersebut mengindikasikan bahwa bahaya narkoba sewaktu waktu dapat mengincar anak didik kita kapan saja.

Dampak bahaya penyalahgunaan narkoba:

(1).Dampak Fisik :

Akan terjadi gangguan pada organ didalam tubuh seperti sistem saraf, jantung, pembuluh darah, gangguan pada kulit akibat bekas suntikan dan gangguan pada paru-paru.

(2).Dampak Psikologis:

Berpikir tidak normal, berperasaan cemas,tubuh membutuhkan jumlah tertentu untuk menimbulkan efek yang diinginkan,ketergantungan yang selalu ingin membutuhkan obat.

(3).Dampak Sosial dan Ekonomi:

Selalu merugikan masyarakat baik ekonomi, soaial kesehatan dan hukum.

 

Beberapa faktor penyebab penyalahgunaan narkoba:

(1).Faktor Kepribadian

Hal gaya hidup bagi seorang remaja atau pelajar yang kurangnya pengendalian diri dan sedikit memiliki pengetahuan tentang narkoba, bahaya yang ditimbulkan serta aturan hukum yang melarang.Konflik individu yang cenderung emosi kurang stabil dan cepat frustasi akan cenderung  menggunakan narkoba, karena berfikir keliru bahwa cemas yang ditimbulkan oleh konflik individu tersebut dapat dikurangi jika mengkonsumsi  narkoba.

Kebiasaan hidup senang atau mewah biasanya pada remaja atau pelajar lebih menyukai penyelesaian masalah secara instan, praktis atau membutuhkan waktu yang singkat sehingga memilih cara uang simple yang dapat memberikan kesenangan melalui penyalahgunaan narkoba yang dapat  memberikan  rasa euphoria secara berlebihan.

(2).Faktor Keluarga 

Kurangnya kontrol keluarga dan kurang penerapan disiplin dan tanggung jawab yang disebabkan kesibukan orang tua sehingga jarang mempunyai waktu untuk anggota keluarga  cenderung anak-anak yang kurang perhatian dari orang tua ditambah apabila diawali dengan keluarga broken home berpotensi bagi anak-anak melakukan penyalahgunaan narkoba.

(3).Faktor Lingkungan

Penggunaan narkoba bagi remaja dan pelajar dilingkungan masyarakat yang insividualistik dalam kehidupan gaya hidup modren cenderung kurang peduli dengan orang lain, karena setiap orang hanya memikirkan permasalahan dirinya tanpa peduli dengan orang sekitarnya ditambah pengaruh teman sebaya atau kelompok maupun genk yang kebiasaan berkumpul berperan penting terhadap penggunaan narkoba.

(4).Faktor Pendidikan

Pendidikan akan bahaya penyalahgunaan narkoba disekolah-sekolah yang diselenggarakan oleh instansi terkait dan pemuka agama juga merupakan salah satu bentuk kampanye anti penyalahgunaan narkoba bagi siswa -siswi  yang kurang memiliki pengetahuan tentang bahaya narkoba. Hal ini sangat penting memberikan penyuluhan dampak bahaya bagi usia muda (pelajar) jika penyalahgunaan narkoba.

 

Penanggulangan Narkoba dan strateginya

Penyalahgunaan narkoba bagi lingkungan sekolah merupakan masalah bersama antara yang melibatkan pemerintah, masyarakat,tokoh agama,guru-guru dan orang tua sehingga memerlukan suatu strategi yang melibatkan seluruh komponen bangsa dalam suatu gerakan bersama untuk melaksanakan strategi dalam menanggulangi narkoba dengan jalan menumbuhkan kesadaran,kepedulian dan peran aktif masing-masing stakeholder dalam menjalankan strategi dampak bahaya penyalahgunaan narkoba bagi remaja dan pelajar dengan motto yang menjadi pendorong semangat “Mencegah lebih baik daripada mengobati” agar tujuan lingkungan sekolah dan masyarakat bebas dari narkoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *