Bulan Ramadhan, Stok BBM Di Halsel Dipastikan Normal

Halsel-BN, Masyarakat HALSEL tak usah cemas dengan Harga BBM dan stok pada saat bulan puasa yang tinggal seminggu lagi. Sejak isu terkait dengan harga BBM di beberapa Kecamatan dan desa yang akan melonjak harganya serta antrian dengan menggunakan cergen (Jerigen, red) di SPBU itu semua hanya Hoax saja.

“ sampai sekarang kami dan teman-teman di lapangan selalu tertib. Masih tetap normal dan tidak pernah ada yang memakai cergen saat mengantri,”ucap pak Ade selaku Penanggungjawab di PT.Babang Raya salah satu agen penyalur BBM.

Masyarakat  Halsel masih bisa menikmati Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan harga standar sesuai ketentuan pemerintah. “jadi kalau ada kabar yang bilang Bulan puasa BBM naik itu hoax, sampai saat ini BBM di Halmahera Selatan masih stabil,” tegasnya.

Sebagai langkah untuk mengantisipasi isu tersebut, dirinya menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar jangan terlalu cepat percaya semua isu yang di hembuskan oleh oknum yang memiiki tujuan tertentu.

Berdasarkan pantauan media binpers.com dilapangan, harga BBM secara keseluruhan di wilayah Kab. Halmahera Selatan masih stabil. Para agen menjual dengan harga standar resmi yang telah ditetapkan oleh pemerintah melalui program BBM satu harga.

Program ini bertujuan agar harga BBM selalu sama agar dapat dinikmati rakyat di seluruh Indonesia, khususnya di kawasan timur dan daerah terpencil.

Ade, Penanggungjawab di PT. Babang Raya

“Melalui program BBM Satu Harga, Pemerintah bersama Pertamina  berkomitmen untuk terus menambah jumlah lembaga penyalur BBM di seluruh Indonesia. Ini merupakan salah satu agenda prioritas Pemerintahan Jokowi-JK yang termasuk dalam Nawacita yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan,”  jelas Ade yang juga salah seorang agen minyak tanah yang mengelola pangakalan di 253 pangkalan diantaranya Bacan Timur sendiri ada 56, Bacan 119, Kecamatan Bacan Selatan ada 50, Kecamatan Gane ada 7, Kecamatan kayoa ada 5 dan Kecamatan obi ada 16.

Selain hal diatas, masalah jarak lokasi juga merupakan hal vital dalam masalah pendistribusian karena jarak terdekat  dengan lembaga penyalur diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk memperoleh BBM.

“Ini merupakan hal yang harus kita syukuri bersama karena dengan adanya SPBU dan pangkalan minyak tanah se kecamatan dan desa desa di Halsel dapat mempermudah dan membantu masyarakat yang membutuhkannya secara mudah,  sampai sejauh ini masyarakat akan memperoleh BBM dengan harga yang telah ditetapkan Pemerintah,” paparnya.

Ade berharap dukungan serta pengawasan dari pemerintah selalu dilaksanakan agar penyaluran BBM bagi masyarakat di Kabupaten Halmahera Selatan  yang terdiri dari 30 kecamatan dan 249 desa dapat berlangsung lancar karena seminggu lagi akan memasuki bulan puasa. (M Sahid Marsaoly)

Editor Media binpers.com

Berita terkait

Leave a Comment