Wakapolri : “Indonesia Bulan Ini Harus Nihil Miras Oplosan…!!”

JAKARTA-BN, Tewasnya 80 orang lebih akibat menenggak Minuman Keras (Miras) oplosan yang terjadi beberapa hari ini di wilayah Jawa Barat, membuat pihak Kepolisian Republik Indonesia melakukan koordinasi dengan semua Kepolisian Daerah yang berada di Indonesia.

Koordinasi yang dilakukan melalui konfrensi Video secara tertutup tersebut dilaksanakan di Markas Kepolisian Resor Jakarta Selatan,  Rabu (11/4/2018).

Dalam konfrensi tersebut, Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Komjen Syafruddin memerintahkan kepada semua Kapolda untuk memberantas peredaran miras oplosan dalam bulan ini.

“Saya perintahkan bahwa miras oplosan ini harus zero. Target saya bulan ini tidak ada lagi yang beredar di masyarakat,” tegas Syafuddin.

Menurutnya, Kepolisian tidak bisa menjadi satu-satunya pihak yang menangani kasus ini, semua pihak dan lembaga termasuk Kementerian harus ikut serta secara aktif memberantas miras oplosan ini.

” Kami memberikan usulan ke pemerintah agar masalah ini diangkat dalam sidang kabinet dan dibahas di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, juga Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan,” jelas Syafruddin.

Disinggung terkait Pemkab Bandung yang memberlakukan status kejadian luar biasa (KLB) mengingat banyaknya jumlah korban yang tewas, Wakapolri berpendapat status tersebut belumlah perlu jika di berlakukan disetiap wilayah karena kondisinya berbeda-beda.

“Aparat penegak hukum harus berikan hukuman maksimal. Tidak ada toleransi,” tandas Syafruddin.

Dalam kasus Miras oplosan tersebut hingga saat ini Polisi sudah menetapkan setidaknya sepuluh orang tersangka yang tersebar di wilayah Jawa Barat dan Jakarta. (Budi SR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *