Sungai Meluap Puluhan Rumah Warga Terendam Banjir

Pagimana, Sulteng (BN), Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Banggai khususnya di beberapa Desa wilayah Kecamatan Pagimana pada hari Sabtu, 31/03/2018 sejak pagi sampai pukul 19.00 wita, menyebabkan Sungai Uwedaka dan Lambangan meluap dan membanjiri puluhan rumah warga setinggi hampir 1 meter.

Kepala Desa Uwedaka, Kamal Latuba kepada awak media saat dikonfirmasi membenarkan bahwa telah terjadi banjir di Desanya.

Air  meluap dan menggenangi puluhan rumah warga, tidak ada korban jiwa namun kerugian materi perkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

“Benar sekali, curah hujan yang tinggi menyebakan debit sungai naik lalu meluap hingga setinggi 1 meter dan menggenangi puluhan rumah warga khususnya rumah yang berada dekat jalur sungai bahkan hingga jarak 100 meter dari bibir sungai, bersyukur tidak ada korban jiwa hanya kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah,” paparnya.

Kamal Latuba pun menambahkan bahwa dirinya sudah berkoordinasi dengan Pak Capag Sumitro Balahanti terkait banjir ini dan Capat merespon dengan meninjau lokasi.

Pihaknya berharap pemerintah melalui instansi terkait tingkat atas dapat membantu mengatasi ancaman banjir ini mengingat Desa ini sudah menjadi langganan banjir saat musim penghujan.

Di tempat lain, Capag Sumitro Balahanti mengatakan bahwa benar ada informasi dari Kades Uwedaka terkait bencana banjir di desanya dan dirinya langsung turun meninjau lokasi, kebetulan lokasi banjir terdiri dari beberapah titik yakni Sungai Uwedaka dan Sungai Lambangan dimana kondisi banjir cukup parah dan sekitar 30 unit rumah warga terendam banjir.

“ Dari hasil pantauan kami dilapangan itu dijadikan dasar untuk dilaporkan ke Pak

Bupati Banggai serta kami juga menginformasikan hal ini kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dinas Sosial dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banggai. Bukan hanya banjir, ada titik longsor parah di ujung sebelah timur Desa Sepa di jalur jalan Trans Sulawesi dan longsor itu mengancam pengguna jalan yang melewatinya,”ujar capag Sumitro Balahanti.

Terkait banjir yang melanda dua Desa lainnya yakni Desa Lambangan dan Desa Sepa, dari penuturan warga bernama Anto, pihak BNPB kabupaten Banggai sudah langsung turun ke lokasi banjir pada hari itu juga.

“Alhamdulillah, pihak BNPB Kabupaten Banggai sudah turun kelokasi semoga ada tindak lanjut secara real untuk mengatasi luapan air sungai lambangan sehingga dari sekarang hingga kedepannya bencana banjir tidak akan menelan korban dari warga sekitarnya,”harapnya.

Semua warga berharap pemerintah tingkat atas maupun pihak terkait lainnya dapat secepatnya membantu mengatasi serta mencari solusi penanganan banjir tersebut, sehingga desa ini kedepannya tidak terjadi lagi musibah serupa. (Tam).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *