BINPERS

Berita Investigasi Nasional

Oknum Anggota DPRD Polman Mengamuk

Polman, Sulbar (binpers.com), Lantaran perjuangkan honor  bagi tenaga kontrak dan honorer termasuk sopirnya yang empat bulan belum dibayarkan, oknum anggota DPRD Polewali Mandar provinsi Sulbar dari Fraksi PPP berinisial ML mengamuk dan memporak porandakan ruangan Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Polman.

Akibat insiden itu, kaca lemari arsip dan dokumen Bagian Umum Sekretariat DPRD Polman pecah, karena diahantam kursi besi oleh okum wakil rakyat tersebut.

Bahkan ruang Kepala Bagian Umum Sekretariat menjadi porak poranda dan ruangan penuh dengan pecahan kaca termasuk kaca yang berasal dari daun pintu masuk ruangan Kabag Umum yang hancur dihantam kursi besi lipat oleh oknum anggota Fraksi PPP itu. Selain itu, daun pintu ruangan komisi III DPRD Polman juga rusak akibat ditendang oeh ML.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (12/4/2018) sekitar pukul 15.30 wita,  oknum wakil rakyat dari Fraksi PPP itu mengamuk karena pihak Bagian Umum dinilai tidak tansparan tentang honorer bagi tenaga sukarela termasuk sopir anggota Fraksi PPP itu yang telah empat bulan belum terbayarkan.

Menurut ML, harusnya pihak Sekretariat dalam hal ini staff Sekwan lebih profesional dalam melayani anggota DPRD, bahkan Fraksi PPP telah berkali-kali mengusulkan kepada Sekwan agar honor/gaji bagi tenaga sukarela atau kontrak dibayarkan setiap bulannya agar pelayanan terhadap anggota DPRD disetiap Fraksi dan Komisi maupun alat kelengkapan dewan lainnya dapat berjalan maksimal.

“Pihak sekwan seharusnya memperhatkan nasib tenaga kontrak dan sukarela, tetapi kenyataannya, pihak sekretariat tidak mengindahkan usulan Fraksi PPP terasuk Fraksi lainya,” ucapnya.

ML kemudian menemui Kabag Umum Sekretariat DPRD Polman, H. Talib untuk mempertanyakan hal tersebut, tetap entah bagaimana tiba tiba temperatur keduanya memanas dan terjadi perang mulut yang menjadi tontonan gratis puluhan staff sekretariat DPRD Polman.

Tidak lama kemudian ML keluar ruangan Bagian Humas dan menujui Bagian Umum, dan tiba-tiba terdengar bunyi cukup keras dan Kabag Humas DPRD Polman, Nasarullah Amri langsung keluar ruangan dan menyaksikan ML mengamuk.

Oknum anggota Fraksi PPP terus mengamuk seraya menghantam pintu ruangan Kabag Umum dengan membanting kursi dan melemparkan kursi keluar ruangan yang nyaris mengenai warga yang datang digedung DPRD Polman.

Melihat kejadian tersebut, Kabag Umum, H.Talib keluar ruangan dan perang mulut kembali terjadi bahkan semakin sengit dan nyaris saja terjadi benturan fisik antara keduanya.

Talib kemudian terlihat kembali ke ruangannya dan mengambil sebilah Badik dari Tasnya lalu menyelipkan dibagian pinggang sebelah kiri untuk bersiap-siap menghadapi amukan ML yang sudah lepas kendali yang tidak mencerminkan diri lagi sebagai wakil rakyat.

Sangat disayangkan sekali, seharusnya kejadian tersebut tidak perlu terjadi kalau saja keduanya mampu menahan diri baik sebagai pejabat publik maupun pejabat sruktural.

Apalai ada tiga agenda penting harusnya menjadi fokus perhatian bagi anggota DPRD, yakni rapat paripurna tentang penyampaian hasil-hasil reses anggota DPRD Polman triwulan pertama tahun 2018, aksi demo penyampaian aspirasi dari puluhan Mahasiswa terkait kebakaran disejumlah titik di Kabupaten Polman akhir-akhir ini dengan menyoroti kinerja Damkar dan anggota DPRD, kemudian kunker Tim pansus DPRD Sulbar terkait Raperda tentang BUMD Sulbar.

Sementara itu, usai pertemuan Pansus Ranperda tentang BUMD Sulbar dengan Ketua DPRD Polman dan sejumlah Ketua komisi DPRD Polman, mendatangi TKP untuk menyaksikan langsung kondisi ruangan Kabag Umum Sekretariat DPRD Polman yang telah diporak porandakan oleh ML.

Anggota pansus Ranperda, H. Mukhtar Belo menyayangkan ulah ML yang merupakan kader partai bernuansa Islam yang pastinya telah mencederai partainya sendiri termasuk citra anggota DPRD secara umum.

Untuk menghindari insiden itu berkepanjangan, Ketua DPRD Polman, Ir. Fariduddin Wahid, M.Si mempertemukan kedua belah pihak diruang kerjanya Kamis (12/4-2018) untuk dimintai keterangan. (Andira Mordani )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *