BUBU Hang Nadim Diduga Semena-mena Terhadap Kontraktor

Batam-BN, Stand atau tempat berdagang di areal Bandara Hang Nadim kini bermasalah, terbukti dengan adanya Gugatan kontraktor terhadap Badan Usaha Bandara Udara (BUBU) Hang Nadim oleh PT.BES dan PT.Nadia Jaya Ekspres yang kini bergulir di Pengadilan. Alasannya adalah Kontraktor merasa dirugikan pihak BUBU dengan memutuskan kontrak secara sepihak.

Seusai memberikan kesaksian dipengadilan, Johan selaku Direktur dari PT.Nadia Jaya Ekspres kepada  awak media mengkonfirmasi beberapa hal.

Terkait pemutusan kontrak sepihak yang dilakukan oleh BUBU Hang Nadim, Johan mengatakan Seharusnya jika kontrak tidak diperpanjang, mengapa pihaknya dipanggil lagi untuk negosiasi tentang harga. “ yang mana kontrak kami habis 30 Juni 2017 yang lalu dan 5 Juli di undang untuk negosiasi terhadap harga sewa tempat,”cetus Johan.

Alasan memutus kontrak di pandang juga tidak jelas, karena tidak ada ada SP (surat peringatan) terlebih dahulu dan secara tiba-tiba secara lisan diputus kontraknya.

Menurut Johan, seharusnya pemberitahuan pemutusan kontrak dilakukan sebelum kontrak habis, namun BUBU melakukannya secara mendadak.

Pemilik PT. Nadia Jaya ekspres, Efendi Beni pun meminta agar pemutusannya dilakukan secara tertulis.

“Secara bisnis kami selalu menguntungkan BUBU Hang Nadim, terbukti kami tidak pernah telat untuk membayar sewa,”tegasnya.
Johan meminta BUBU segera memperbaiki Management dan moral pekerjanya agar tidak merugikan pihak lain.

Sementara ketika awak media menghampiri pihak BUBU Hang Nadim  langsung kabur dan enggan memberikan keterangan terkait masalah tersebut (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *