RDPU DPRD Kota Batam Komisi II Hanya sebagian Yang Hadir

Batam-BN, Rapat Dengan Pendapat Umum (RDPU) DPRD Kota Batam dengan Dinas Perhubungan Kota Batam yang salah satunya membahas tentang Trans Batam kurang mendapatkan perhatian.

Dari 11 personil Komisi II pihak DPRD Kota Batam hanya sebagian saja yang hadir termasuk diantaranya Edward Haris, Sallon, Firman Ucok T, Idawati Nursanti, Mukriady namun sejenak  kemudian lalu hilang. Sementara dari pihak Dishub Kadishub yakni Yusva Hendri, dan Bambang Sucipto beserta staff yang secara teknis mengetahui dan dapat menerangkan pertanyaan dari wakil rakyat tersebut.

BRIZZI adalah merupakan sebuah aplikasi terbaru dibawah kendali perpaduan antara Dishub(Dinas Perhubungan ) dengan Bank BRI.

Bambang Sucipto Kepala UPT trans Batam mengatakan aplikasi online yang berbentuk seperti kartu atm ini  adalah produk yang dikeluarkan oleh Pihak Bank BRI, dipergunakan untuk orang yang menggunakan jasa angkutan Trans Batam.

“Kartu Brizzi ini seharga Rp.20.000 (dua puluh ribu rupiah) dan maksimal saldo didalamnya Berisi Rp.1.000.000(satu juta rupiah) dan kartu Brizzi ini bisa didapatkan diHalte Bus Trans Batam dan di Bank BRI, Dan semua transaksi juga dapat print out, kami disini hanya memberikan kemudahan kepada masyarakat Batam,”jelasnya.

Ketika disinggung awak media kepada siapa tanggung jawab kartu tersebut jika ada penyelewengan, Bambang menjawab bahwa ketika kartu tersebut digunakan di tempat dimana kartu tersebut di transaksinya.

Harga pertrayek sekali jalan untuk anak sekolah 2 ribu dan dewasa 4 ribu,namun pihak Dishub mengungkapkan sering memecat pegawai yang menjadi pengemudi trans Batam, mengapa demikian tanya Anggota dewan,karena banyak pengguna Trans Batam masih manual atau pembayaran secara tunai sehingga memungkinkan penyelewengan itu terjadi (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *