BINPERS.COM

Berita Investigasi Nasional

Kasus Pamsimas Desa Tobelombang Di Duga Kuat Pemerintah Pejam Mata

Tabelombang-BN, Menindak lanjuti kasus program sanitasi air bersih berbasis masyarakat  (Pamsimas)  di desa Tobelombang yang sekarang ini menjadi momok di kalangan masyarakat, terdapat dugaan kuat  pemerintah sengaja berdiam diri alias pejam mata tutup telinga sehingga terkesan turut merestui permainan kotor oleh  pengurus pamsimas di desa Tobelombang.

Berdasarkan  hasil penelusuran wartawan binpers.com,  adanya dugaan ketimpangan  pemerintah menangani kasus pengelolaan program Pamsimas di desa Tobelombang sudah di laporkan ke Kacabjari Bunta.

Menurut Yanes Taidi,  pipa yang di adakan 600 lonjor yang terpasang hanya 225 lonjor yang dipasang oleh Yulpianus Burunaung, sedangkan 90 lonjor dipasang oleh  Raples Malombeke , yang secara hitungan terdapat kelebihan pipa sebanyak 300 lonjor yang mubazir.

Masyarakat desa Tobelombang menduga pengurus pamsimmas desa maupun kabupaten  diduga kuat melakukan penyelewengan.

Dugaan tersebut muncul  saat hasil audit dana desa ADD oleh inspektorat kabupaten terkait dana desa  Rp30 juta yang terpakai sesuai hasil pemeriksaan inspektorat adalah a. bak penampungan air yang di rehap, b.pipa dari gereja ke pertigaan,  3. pipa dari kantor desa ke sekolah TK paut,  4. pipa sekolah SDN ke rumah warga an. Korni Talentu diambil oleh desa.

Pertanyaannya,kemanakah dana Pamsimas  ? Apakah di kantong oknum pengurus Pamsimas  desa? atau oknum Dinas PU Cipta Karya atau oknum fasilitator Pamsimas kabupaten?

Wakil BPD, Erwin Nayoan angkat bicara jikalau jadinya begini siapa yang di salahkan? Apakah permainan kotor seperti ini tidak bisa di tindaki ?  Di duga kuat pengurus Pamsimas  kabupaten di libatkan oleh pengurus Pamsimas desa sehingga masyarakat merasa di rugikan .(herman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *