Yosef: “Penetapan tersangka masih dalam pemeriksaan…”

Batam-BN, Terkait rajia gabungan alias Opson yang telah dilakukan oleh pihak BPOM RI Perwakilan Kepri masih sampai pemeriksaan yang sudah hampir 2 minggu

Berdasarkan hasil konfirmasi awak media ini, Yosef  Sudah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan pihaknya mengatakan dengan tegas proses tetap berjalan sesuai prosedur yang ada.

Disinggung terhadap pidananya karena tindakan dari rajia yang dilakukan oleh BPOM Kepri sudah hampir 2 minggu, Yosef menerangkan,” Seperti yang saya jelaskan sebelumnya ancaman terhadap tindak pidana yg dilakukan adalah pidana penjara 2 tahun dan atau denda 4 miliar, tidak dilakukan penahanan karena ancaman di bawah 5 tahun, proses tetap berjalan kok,”tegasnya lagi

Yosef menjelaskan kembali bahwa sampai dengan saat ini belum dilakukan penahanan,beliau juga katakan kami yang melakukan proses hukumnyas, karena kami juga punya penyidik dan memiliki kewenangan untuk melakukan proses penyidikan sampai ke pengadilan.

Dirinya memastikan bahwa terhadap terduga tidak perlu dilimpahkan ke kepolisian karena secara UU BPOM memiliki kewenangan penanganan kasus obat dan makanan.

Dalam keterangannya, Penahanan dapat dilakukan jika ancaman di atas 5 tahun, tersangka tidak kooperatif, mencoba menghilangkan barang bukti, atau berpotensi meninggalkan Indonesia

“terhadap siapa dan berapa orang yang ditahan, masih dalam pemeriksaan saksi-saksi, ada saksi yang tidak dapat hadir minggu kemarin setelah mendalami pemeriksaan saksi barulah kita tetapkan Tersangkanya dan harus jelas siapa melakukan apa, dan bagaimana peranannya dan Biasanya Tersangka 1 orang saja,” tutupnya(rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *