Workshop MGMP Di Gelar Di SMP Negeri 9 Kota Cirebon

Cirebon-binpers.com, Sebagai upaya untuk lebih meningkatkan mutu serta penyesuaian dalam mata pelajaran yang di berikan khususnya di bidang mata pelajaran Matematika, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika  se-Kota Cirebon akan akan menggelar Workshop selama 3 hari yang dilaksanakan dari tanggal 26 s/d 28 Pebruari 2018 di SMP Negeri 9 Argasunya Kota Cirebon.

Kegiatan yang akan dihadiri oleh 40 peserta dari sekolah negeri dan swasta ini, mengagendakan  penyusunan kisi kisi dan penyusunan soal mata pelajaran matematika untuk USBN.

Menurut Sekretaris  MGMP, Yoyoh Sunarya, S.Pd, penyesuaian terhadap bidang studi Matematika melalui workshop tersebut dimaksudkan karena tiap sekolah mempunyai tingkat kederajatan yang berbeda serta penerapan kurikulum yang tidak sama, yaitu Kurikulum 2006 dan kurikulum  2013. Maka perlu adanya penyesuaian.

“Maka kami kumpulkan guru guru yang tergabung dalam MGMP ini untuk ikuti workshop dalam rangka Penyusunan kisi kisi  dan pembuatan soal USBN,  agar mereka (para guru, red) bisa dan mengerti mengenai system yang ada,” ucap Yoyoh.

Yoyoh mengatakan, selama tiga hari nanti peserta akan di asah kemampuannya, di hari pertama kegiatannya adalah penyusunan kisi kisi USBN Kurikulum 2006 dan Kurikulum  2013.

Kemudian di hari kedua Workshop mengadakan penyusunan soal soal USBN Kurikulum 2006, dan di hari ke 3 menyusun soal soal USBN Kurikulum 2013 .

Seperti yang diketahui, di Kota Cirebon, baru 6 sekolah yang sudah menggunakan Kurikulum 2013 yaitu : SMPN 1, SMPN 2, SMPN 7, Sekolah Sekar Kemuning, SMP Nurrussidiq dan BPK Penabur, Sisanya masih pakai Kurikulum 2006 hingga di tahun 2018 ini.

Sementara itu ditempat yang sama, Ketua MGMP Kota Cirebon untuk Tingkat  SMP,  Yeyet Trisilawati S.Pd. MM menambahkan sebagaimana yang di maksud dalam penjelasan  atas Undang Undang No. 20 tahun 2003 Tentang sistem Pendidikan Nasional, merupakan bahan kajian yang di maksud untuk  membentuk pemahaman peserta.

“ Harapan saya dengan diadakannya kegiatan ini mereka bisa menguasai dan memahami baik materinya, cara buat kisi kisi dan soal mata pelajaran yang di ujikan. Untuk penguasaan materi, langkah langkah pembelajaran somatic, auditory, Visualization  and Intellectuality, kita buat mereka paham dan mengerti dulu, lalu guru yang membangkitkan minat diri dan dapat kerja nyaman,” ucap Ketua MGMP Kota Cirebon ini seraya menutup wawancara. ( RICO )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *